Univet Bantara Sukoharjo Lakukan Rotasi Pejabat Struktural Administratif

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani saat menyerahkan SK kepada para pejabat baru, Kamis (18/8/2022).

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Universitas Veteran Bangan Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo melakukan rotasi puluhan pejabat dan staf administrasi. Proses pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru dipimpin langsung Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani di Lantai 3 Gedung H, Kamis (18/8/2022).


Dalam laporannya, Wakil Rektor II Univet Bantara Sukoharjo, Yos Harinta, menyampakan jika pemberhentian dan pengangkatan tersebut dilakukan Univet dalam upaya penataan karyawan agar lebih baik.

“Proses ini cukup panjang, melalui masukan satuan kerja, pengisian form, uji kompetensi, wawancara, hingga konsultasi ke yayasan,” ujarnya.

Dikatakan Yos Harinta, total 102 karyawan termasuk tenaga kebersihan, sopir, hingga satpam. dari jumlah tersebut, sebanyak 46 orang dilakukan mutasi dan karena beberapa pertimbangan ada beberapa yang diberhentikan dari jabatannya struktural administratif meski masa jabatannya masih 2023. Untuk karyawan yang statusnya belum jelas untuk sementara tetap berada di satker masing-masing sembari menunggu SK.

Sedangkan Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasinya selama ini. Sedangkan untuk pejabat baru, Rektor menyampaikan selamat dan sukses dengan harapan Univet akan semakin baik di masa yang akan datang.


“Proses mutasi atau pergantian pejabat ini sudah melalui koordinasi berulang kali dengan semua pimpinan untuk membuat keputusan yang tidak mudah, termasuk dengan yayasan,” ujarnya

Prof Farida juga menyampaikan, penataan tersebut semuanya bertujuan agar Univet semakin baik dan sukses. “Jangan berpikir karena dibuang atau tidak disukai karena jumlah karyawan Univet sangat terbatas sehingga harus ditata dengan baik dan dioptimalkan sesuai kompetensinya,” ujarnya.

Rektor juga berpesan agar tidak muncul pergunjingam usai penataan tersebut. Menurutnya, jika ada yang merasa tidak pas di posisi tertentu bisa disampaikan karena SK bisa ditinjau ulang dan diperbaiki.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pembina Pendidikan/Perguruan (YPPP) Veteran, Bambang Margono menyampaikan bahwa jabatan bukanlah segalanya karena jabatan adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Kebijakan rektor ini sudah dikonsultasikan kepada yayasan dan mendapat persetujuan sebelum muncul SK yang diberikan hari ini,” ujarnya.

Bambang juga berpesan agar karyawan Univet untuk membiasakan tidak minta jabatan tapi bekerja keras sehingga mendapat apresiasi dari institusi dan diberi amanah jabatan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.