Ragam  

Teror Ular Kobra Meluas, Dalam Sepekan Ada Lima Laporan ke Petugas Damkar

Puluhan anak ular kobra yang ditemukan di Perum Griya Adi Desa Palur, Mojolaban, beberapa waktu lalu. Warga diimbau untuk waspada keberadaan ular berbisa tersebut.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Teror ular kobra di Kabupaten Sukoharjo meluas. Setelah sempat ditemukan puluhan anak ular kobra di Desa Palur, Mojolaban, sejumlah wilayah juga melaporkan munculnya ular berbisa tersebut. Dalam sepekan ini, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukoharjo menerima laporan masyarakat terkait munculnya ular kobra. Petugas Damkar diminta bantuannya untuk melakukan evakuasi ular kobra tersebut.



“Kami mendapat laporan masyarakat yang meminta bantuan untuk melakukan evakuasi. Terakhir kami menerima laporan ular kobra dari warga Desa Jagan, Bendosari pada Minggu (22/12) malam,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Satpol PP, Margono, Selasa (24/12).

Margono mengatakan, kasus ular kobra di Desa Jagan diketahui saat masuk ke area mushala setempat dimana ular kobra tersebut bersembunyi di karpet musala. Petugas pun kemudian melakukan evakuasi. Dalam evakuasi itu, petugas hanya menemukan satu anak ular kobra. Sebelumnya, petugas juga melakukan evakuasi ular kobra di Joho, Sukoharjo dan sebuah perumahan di Telukan, Grogol. Dalam sepekan terakhir sudah ada lima kasus kobra yang dievakuasi petugas Damkar.

Terkait kasus ular kobra, diperkirakan akan terus ditemukan. Pasalnya, selama ini banyak kasus temuan ular kobra yang tidak dilaporkan. Hal itu karena warga berani melakukan pengusiran atau bahkan membunuh ular kobra yang ditemukan di lingkungan masing-masing. Margono berpesan agar warga berhati-hati dan waspada ketika menemukan ular jenis kobra karena sangat berbisa.

Sebelumnya, puluhan anak ular kobra ditemukan di Perum Griya Adi Palur, Kecamatan Mojolaban. Anak ular kobra tersebut ditemukan di lingkungan Masjid At Taqwa. Awalnya ditemukan satu ekor anak ular kobra dan setelah dilakukan penyisiran ditemukan puluhan ekor lainnya yang bersarang di gudang masjid. Teror ular kobra diperkirakan semakin naik karena musim hujan ini adalah musim menetasnya telur ular kobra. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *