Ragam  

Standar Keselamatan Tidak Ada, Masyarakat Diimbau Tidak Gunakan Sepur Kelinci

Satlantas Polres Sukoharjo mengimbau masyarakat tidak menggunakan sepur kelinci karena tidak memiliki standar keselamatan.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Moda transportasi sepur kelinci kembali menjadi sorotan. Pasalnya, jenis moda tersebut belum diatur secara jelas penggunaannya sebagai alat transportasi umum. Untuk itu, selama ini polisi masih sebatas memberikan imbauan pada masyarakat untuk tidak menggunakan sepur kelinci karena tidak memiliki standar keselamatan. Disisi lain, selama ini sepur kelinci menjadi alat transportasi favorit masyarakat untuk keperluan jarak dekat.



Meski “dilarang” untuk digunakan sebagai angkutan umum, selama ini masyarakat justru sering menggunakan sepur kelinci untuk bepergian jarak dekat. Seperti untuk pergi ke pengajian, menjenguk orang sakit, dan lainnya. Sepur kelinci menjadi pilihan masyarakat untuk keperluan jarak dekat, selain biaya relatif murah, juga mamu mengangkut warga dalam jumlah banyak.

“Sepur atau kereta kelinci, stantar keselamatan pada sepur kelinci kurang, selain itu juga tidak termasuk sebagai tipe kendaraan bermotor,” jelas Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Marwanto, Kamis (30/1/2020).

Menurutnya, belum lama ini pihaknya bersama instansi terkait menggelar pertemuan dalam Forum Lalu Lintas Kereta Kelinci, Bentor dan Rice Mill. Dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan penjelasan mengenai sepur kelinci yang tidak masuk dalam tipe kendaraan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Sepur kelinci, ujarnya, tidak memiiki penutup samping. Selain itu dilihat dari spesifikasinya juga tidak termasuk dalam tipe kendaraan bermotor, tidak memenuhi uji tipe, tidak ada TNKB, tidak layak jalan, tidak dilengkapi STNK, trayek, serta tanda lulus uji maupun tata cara penggandengan.

“Perlu diluruskan jika sepur kelinci belum diizinkan digunakan sebagai angkutan umum,” tandasnya.

Saat ini, ujarnya, setidaknya ada 100 sepur kelinci di Solo dan Sukoharjo. Jika digunakan untuk mengangkut warga, dikhawatirkan jika ada kecelakaan akan menimbulkan korban dalam jumlah banyak. Marwanto mengaku Satlantas saat ini sifatnya masih memberikan imbauan pada masyarakat. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *