SMP Islam Al Azhar 21 Soba Terapkan Pembelajaran Online, Presensi Murid Juga Via Online

Salah seorang guru SMP Islam Al Azhar 21 Soba saat melakukan pembalajaran online menggunakan aplikasi Google Classroom.

Sukoharjonews.com (Grogol) – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jenjang TK-SMP resmi diliburkan oleh Pemkab Sukoharjo. Sekolah diimbau untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh atau sistem online sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona. Terkait hal itu, SMP Islam Al Azhar 21 Solo Baru (Soba) menggunakan platforma kelas digital, yakni Google Classroom.



“Sesuai instruksi pemerintah, semua murid belajar dirumah selama dua pekan mulai 16-29 Maret, meski begitu para guru yang tetap hadir di sekolah,” ujar Humas SMP Islam Al Azhar 21 Soba, Nur Wijaya Ningrum, Selasa (17/3/2020).

Menurutnya, meskipun di rumah, para murid tetap bisa belajar bersama guru dan teman-temannya. Mereka tidak bertatap muka secara langsung, tetapi menggunakan sarana teknologi informatika. Melalui smartphone, para murid dan guru melakukan video conference menggunakan aplikasi Zoom. Selain itu, pembelajaran juga dilaksanakan melalui platform kelas digital, yaitu Google Classroom. Sedangkan untuk proses penilaian, aplikasi yang digunakan di antaranya “Google Form, Quizizz, dan Kahoot”.

“Untuk kelas reguler, model pembelajaran digital ini baru kali pertama, namun untuk kelas digital, model ini sudah biasa kami gunakan,” ujarnya.

Niggrum mengatakan, para murid tampak menikmati pembelajaran jarak jauh ini. Pasalnya, murid bisa belajar di rumah, tetapi juga tidak terputus komunikasinya dengan para guru dan teman-temannya. Untuk pembelajaran online tersebut sudah terjadwal setiap harinya dimana berlaku juga presensi secara online bagi setiap murid. Dengan demikian, proses pembelajaran tetap berlangsung secara efektif selama proses penanggulangan virus Covid-19 atau Corona ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno menyampaikan, meski secara resmi KBM diliburkan, guru tetap masuk dan diimbau melakukan KBM secara jarak jauh dengan sistem online. Sekolah bisa menggunakan platform digital yang sudah ada selama ini sehingga meski libur selama 14 hari, murid-murid tetap mendapatkan pembelajaran.

“Sekarang kan zamannya digital, hampir semua masyarakat punya smartphone sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran,” ujarnya. (erlano putra)



Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *