
Sukoharjonews.com – Kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang bisa menjadi indikator kesehatan. Kuku juga dapat menjadi penunjang penampilan. Sehingga penting untuk mengetahui cara merawat kuku agar selalu sehat dan kokoh. Kuku terdiri dari lapisan protein yang disebut keratin. Bagian tubuh ini tumbuh dari pangkal kuku dan berada di bawah kutikula.
Dikutip dari Orami, yang dilansir dari beberapa sumber pada Selasa (17/10/2023), tanda kuku sehat adalah halus dan tidak memiliki lubang atau lekukan. Warnanya pun seragam dan bebas dari noda atau perubahan warna. Studi di Indian Dermatology Online Journal menjelaskan perubahan bentuk dan warna kuku dapat menjadi tanda kelainan dermatologis. Jadi, sangat penting untuk memperhatikan bentuk dan juga warna kuku. Yuk, ikutin cara merawat kuku berikut ini:
1. Jaga Kuku Agar Selalu Lembab
Karena kuku terbuat dari sel yang kulit sehingga penting untuk selalu menjaganya agar selalu lembap. Walaupun kuku kering dan rapuh dapat disebabkan oleh faktor lain, tetapi tidak ada salahnya untuk selalu menjaga kuku agar selalu lembap agar tampilannya selalu indah.
Cara merawat kuku agar selalu lembap tidak sulit, lho. Kamu hanya perlu mengoleskan losion pelembap ke bagian kuku. Atau, kamu juga dapat memberikan serum atau losion khusus kuku yang saat ini sudah banyak dijual.
2. Hindari Kontak dengan Air Terlalu Lama
Kamu memang harus rajin mencuci tangan dengan air dan sabun. Namun, pastikan jangan terlalu lama merendam kuku di dalam air. Paparan air berlebih dapat membuat tekanan yang signifikan pada sel-sel kuku rapuh atau disebut onikosit. Hal inilah yang dapat menyebabkan kerapuhan, pengelupasan, dan kerusakan.
Para ahli menyebut, merendam kuku sebelum manikur merupakan tindakan yang buruk. Karena langkah tersebut dapat membuat kuku lebih rentan terkena infeksi. Selain itu, saat melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan air seperti mencuci baju atau piring sebaiknya menggunakan sarung tangan, ya.
3. Jangan Terlalu Dalam Memotong Kuku
Tidak memotong kuku terlalu dalam atau menggunakan kuku untuk mencungkil, merupakan salah satu cara merawat kuku yang dianjurkan oleh para ahli. Karena kebiasaan memotong kuku hingga dalam dapat memicu pertumbuhan jamur di dalam kuku.
Kamu juga harus mengubah kebiasaan menggunakan kuku untuk melakukan berbagai hal, misalnya mengupas stiker atau mencungkil kaleng. Kebiasaan ini dapat mengupas lapisan dan pelat kuku sehingga kuku menjadi lemah.
4. Jangan Potong Kutikula
Memotong atau menghilangkan kutikula merupakan salah satu kebiasaan yang sering kamu lakukan saat memotong kuku. Ahli kulit dan kuku mengatakan, kutikula merupakan segel alami pelindung kulit. Kutikula yang rusak dapat meningkatkan kuku rentan terkena infeksi.
Namun demikian, kutikula yang tidak dirawat juga tidak baik untuk kesehatan kuku. Karena saat kutikula kering akan mempengaruhi pertumbuhan kuku. Jadi, penting merawat kutikula agar selalu lembap menggunakan krim atau minyak khusus.
5. Hindari Penggunaan Aseton
Mengecat kuku dapat menunjang penampilan. Namun, jika hal ini sering dilakukan juga bisa menjadi masalah untuk kuku. Penggunaan aseton untuk menghapus cat pada kuku dapat merusak lapisan luar, sehingga kuku menjadi rapuh dan mudah rusak.
Jadi, penting untuk kamu memiliki penghapus cat kuku yang bebas dari aseton. Karena ini merupakan cara merawat kuku yang dianjurkan oleh para ahli.
6. Jangan Mengigit Kuku
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara merawat kuku adalah mengubah kebiasaan sehari-hari, salah satunya adalah menggigit kuku. Mengigit terlalu sering dapat menyebabkan kerusakan pada bantalan kuku.
Selain itu, memasukan kuku ke dalam mulut dapat menyebabkan infeksi pada kuku dan juga tubuh. Perlu diketahui, tangan merupakan salah satu sumber virus dan bakteri yang dapat masuk ke dalam tubuh, lho.(patrisia argi)



Facebook Comments