Sasaran Vaksinasi Selanjutnya Petugas Pelayanan Publik, Saat Ini Masuk Pendataan

Ilustrasi.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Vaksinasi corona terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo. Setelah 10 orang perwakilan tokoh dan juga tenaga kesehatan (nakes), sasaran berikutnya adalah petugas pelayanan publik. Saat ini pendataan tengah dilakukan untuk menentukan ajuan kuota vaksin ke Pemprov Jawa Tengah.



“Pendataan kami lakukan pada sasaran penerima vaksin berikutnya, yakni petugas pelayanan publik maupun profesi yang berkaitan langsung dengan publik,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Selasa (16/2/2021).

Setelah data terkumpul, barulah dikoordinasikan dengan Pemprov Jateng terkait dengan kuota vaksin dan jadwal pelaksanaan vaksinasi. Dikatakan Yunia, petugas pelayanan publik yang jadi sasaran vaksinasi selanjutnya meliputi PNS pelayanan publik, media, guru, polisi TNI, dan lainnya.

Yunia mengaku, sasaran vaksinasi tersebut sudah ditentukan dan sama untuk semua daerah di Indonesia. Bahkan, wartawan yang bertugas di Sukoharjo juga masuk dalam pendataan untuk menerima vaksin corona selanjutnya. Hal itu dikarenakan mobilitas wartawan cukup tinggi dan langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Untuk proses pendataan sendiri, DKK tidak hanya meminta identitas saja karena nantinya juga akan diverifikasi terkait riwayat kesehatan. Hal itu penting mengingat program vaksinasi virus corona juga memiliki beberapa ketentuan yang harus dipenuhi khususnya sasaran dengan riwayat penyakit berat.

“Nantinya, sebelum di vaksin akan dicek dulu kondisi kesehatannya. Apakah sesuai jadwal itu sudah layak atau belum. Kalau belum maka ditunda dulu dan dijadwalkan ulang oleh dokter yang menangani,” tambah Yunia. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed