Saat Kampanye, Satu Kader PDI Perjuangan Dianiaya Hingga Tangan Patah

Bendera PDI Perjuangan. (ilustrasi: Tribunnews.com)

Sukoharjonews.com (Mojolaban) – Kampanye hari terakhir pada Sabtu (13/4) memakan korban. Salah satu kader PDI Perjuangan menjadi korban penganiayaan saat mengikuti kampanye di Dukuh Karang, Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban. Pelaku penganiayaan sendiri masih dikejar polisi. Terlebih lagi, pelaku penganiayaan sudah diketahui ciri-cirinya. Belum diketahui motif penganiayaan tersebut.



Kapolsek Mojolaban AKP Priyono ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian penganiayaan. “Korban yang juga kader PDI Perjuangan tengah ikut kampanye. Dalam perjalanan kampanye tersebut dicegat oleh seseorang dan langsung menganiaya korban,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengaku masih mengejar pelaku penganiayaan. Disinggung soal motif penganiayaan tersebut, Kapolsek mengaku belum mengetahuinya. Pasalnya, pelaku penganiayaan belum tertangkap. Kapolsek menegaskan, penganiayaan terhadap kader PDI Perjuangan tersebut sudah masuk ranah pidana. Untuk itu, jika pelaku tertangkap akan diproses hukum.

Priyono juga mengatakan, selama ini polisi sudah intensif melakukan sosialisasi agar pemilu bisa damai dan kondusif. Meski begitu, tetap saja ada pihak yang nekat melakukan penganiayaan pada kader partai yang tengah berkampanye.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban penganiayaan tersebut merupakan warga Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban. Informasinya, pelaku saat menganiaya korban menggunakan batu bata yang dimasukan dalam ember. Kemudian, ember yang berisi batu bata tersebut dilemparkan ke arah korban dan mengenai tangan kanan korban yang kemudian patah..

Setelah kejadian tersebut, korban lantas dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan dan kejadian lantas dilaporkan polisi. Beredar informasi jika ada kelompok orang yang sengaja mengadang kader PDI Perjuangan yang sedang berkampanye. (erlano putra)



Saat Kampanye, Satu Kader PDI Perjuangan Dianiaya Hingga Tangan Patah
5 (100%) 1 vote

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed