Pengaruh Night Owl pada Kesehatan

Efek night owl bagi kesehatan. (Foto: yesdok)

Sukoharjonews.com – Kamu tipe orang yang lebih aktif saat malam hari, lebih sering begadang, dan tidur pada siang hari? Jika iya, mungkin kamu adalah tipe individu night owl.


Dilansir dari good doctor, Rabu (12/6/2024), jika kita berbicara mengenai kebiasaan tidur, ada 2 jenis utama yakni early bird dan night owl. Para early bird punya jam tidur dan jam bangun lebih awal, mereka tidur cepat di malam hari dan siap memulai aktivitas di pagi hari.

Sementara pada night owl, bisa tetap terjaga dan waspada hingga larut malam, jauh lebih lambat dari rekan-rekan mereka di pagi hari, dan kesulitan bangun di pagi hari.

Kedua kebiasaan tidur ini ditentukan oleh jam sirkadian atau jam biologis tubuh. Jika kamu seorang night owl, kamu tidak sendiri. Melansir Keck Medicine of USC, sekitar 20 persen populasi orang di dunia adalah para night owls.

Tapi kini kamu harus lebih waspada! Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seorang night owl memiliki tingkat lemak tubuh yang lebih tinggi dan peningkatan risiko masalah kesehatan lainnya, seperti diabetes dan massa otot yang rendah, dibandingkan pada early bird.


Risiko kesehatan yang mengancam para night owl
Tetap terjaga selama jam-jam malam sering kali juga berarti kamu punya kualitas tidur yang buruk, dan itu dapat memicu kebiasaan tidak sehat, seperti tidak banyak bergerak, minum alkohol, dan menikmati camilan larut malam.

Melansir Harvard Edu, berbagai penelitian yang menyelidiki kebiasaan tidur dan risiko kesehatan menunjukkan sebuah pola yakni pola tidur atau jam tubuh tertentu dan kondisi kesehatan berjalan bersamaan.

Berikut beberapa risiko kesehatan yang menghantui kamu dan para night owl lainnya:

1. Kualitas tidur yang buruk
Para night owl cenderung punya durasi dan kualitas tidur yang rendah. Terlebih bagi para night owl yang begadang dan masih harus bangun di pagi hari untuk bekerja lebih parah.

Mereka cenderung menebus beberapa dari kehilangan tidur di akhir pekan, ketika mereka bisa tidur. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa praktik ‘utang’ tidur ini justru bisa mengubah jadwal tidur seterusnya.

Selain itu, kurang tidur kronis juga dikaitkan dengan segala hal mulai dari penyakit kardiovaskular hingga kesehatan mental yang buruk.


2. Tekanan darah tinggi
Melansir Health, sebuah penelitian pada 2013 menunjukkan bahwa 30 persen night owl memiliki tekanan darah yang lebih tinggi ketimbang mereka para early bird.

Andrew Varga, MD seorang ahli pengobatan tidur di Icahn School of Medicine mengatakan bahwa pola gaya hidup seperti makan yang tidak sehat atau kurang olahraga dapat berkontribusi pada kemungkinan tinggi terjadinya hipertensi.

Selain itu, ada juga faktor stres baik stres fisik maupun mental yang memegang peranan penting.

3. Risiko diabetes
Para night owl juga punya risiko terkena diabetes tipe 2. Jika kamu sudah memilikinya, kebiasaan begadang ini juga dapat mempersulit perawatannya.

Sebuah studi tahun 2013 di Diabetes Care menemukan bahwa, bagi penderita diabetes tipe 2, memiliki waktu tidur lebih lama dikaitkan dengan kontrol glikemik yang lebih buruk, bahkan setelah para peneliti mengontrol durasi tidur total.

4. Peningkatan berat badan
Saat begadang, kamu pasti pernah kan merasa lapar dan akhirnya mengonsumsi camilan atau bahkan makanan berat di tengah malam? Makan di malam hari bisa menimbulkan masalah dengan bagaimana cara tubuh kamu menangani dan memetabolisme makanan.

Beberapa ahli percaya bahwa makan setelah gelap mengganggu puasa alami tubuh dalam semalam, yang dapat mengganggu kemampuannya untuk membakar lemak. (patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *