Pemkab Atur Lokasi Pendirian Tower Telekomunikasi, Total Ada 156 Titik

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sukoharjo sosialisasi aturan pendirian tower telekomunikasi di Pendopo GSP, Kamis (25/4).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Pendirian tower telekomunikasi sering menimbulkan masalah hingga penolakan oleh masyarakat. Untuk itu, Pemkab Sukoharjo membuat aturan mengenai pendirian tower tersebut. Aturan tersebut dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2018 Tentang Rencana Induk Menara Telekomunikasi (CellPlan) Kabupaten Sukoharjo 2019. Dalam Perbup tersebut, pendirian tower diatur dalam 156 titik yang tersebar di 12 kecamatan.



Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sukoharjo Suryanto mengatakan, agar aturan tersebut dipahami, Diskominfo melakukan sosialisasi titik-titik pendirian tower telekomunikasi mana saja yang diperbolehkan. Sosialisasi juga mengenai penarikan retribusi. “Sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014, Diskominfo sudah tidak memiliki kewenanangan dalam penarikan retribusi menara telekomunikasi, kewenangan tersebut sudah beralih ke Dinas PUPR,” ujarnya, Kamis (25/4).

Dengan adanya aturan tersebut, ujar Suryanto, mulai 2019 ini pelaksanaan pembayaran retribusi menara telekomunikasi langsung ke Dinas PUPR. Menurutnya, sosialisasi sendiri dilakukan untuk memberi pemahaman tentang pelayanan titik cellplan yang akan diikuti dengan layanan mobile cellplansukoharjo melalui aplikasi playstore. Selain itu, sekaligus menjelaskan tentang monitoring dan evaluasi pengelolaaan menara telekomunikasi yang sebelumnya dilakukan oleh Dinas Kominfo.

Kepala Bidang (Kabid) Persandian dan Stastik Diskominfo Kabupaten Sukoharjo Muhammad Ngadenan menambahkan, ada beberapa hal yang disampaikan dalam forum tersebut seperti 156 titik pusat koordinat dengan radius zona 400 meter di Sukoharjo yang boleh didirikan tower seluler. Sehingga, jika ada tower yang didirikan diluar zona tersebut artinya telah melanggar Perbup.

“Kalau ada pelanggaran pendirian tower diluar zona, penegakan menjadi kewenangan Satpol PP. Peraturan ini diberlakukan sejak 15 September 2018 lalu. Lebih rincinya setiap titik hanya boleh didirikan maksimal enam tower. Titik-titik pendirian tower sudah diupload di www.cellplan.sukoharjokab.go.id,” tambahnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *