Ragam  

Minum Jamu Tiap Hari Jumat, Bupati Minum Jamu Bersama Tim UNESCO

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, bersama Tim UNESCO minum jamu bersama di Pendopo Graha Satya Praja, Jumat (10/12/2021).

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Gerakan minum jamu Pemkab Sukoharjo mendapat perhatian United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Terkait gerakan tersebut, Tim UNESCO datang ke Kabupaten Sukoharjo dan minum jamu bersama Bupati, Etik Suryani, Jumat (10/12/2021). Dalam kegiatan tersebut, aksi minum jamu bersama juga diikuti pejabat dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukoharjo.




“Kegiatan minum jamu sudah menjadi agenda rutin tiap hari Jumat dan mendapat perhatian dari UNESCO yang menyempatkan diri untuk datang ke Sukoharjo dan berpartisipasi ikut minum jamu,” terang Bupati.

Dengan kedatangan Tim ENESCO ke Kabupaten Sukoharjo, Etik berharap jamu bisa segera ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda. Terlebih lagi, pemerintah pusat sudah mengusulkan agar jamu tradisional menjadi warisan dunia tak benda dari Indonesia ke UNESCO.

Etik mengatakan, Kabupaten Sukoharjo sudah terkenal sebagai sentra industri jamu. Posisi tersebut harus didukung semua pihak agar jamu semakin dikenal dan penjual serta pelaku UMKM jamu semakin berkembang. Terlebih lagi, Sukoharjo juga sudah memiliki pasar khusus jamu, yakni Pasar Jamu Nguter. Untuk itu, pemerintah daerah menginisiasi gerakan minum jamu tersebut agar ke depan menjadi perilaku masyarakat sehari-hari.

“Jadi tidak hanya dipemerintahan saja yang minum jamu tiap Jumat, tapi juga BUMD dan swasta. Saya harap program ini didukung semua pihak agar jamu semakin dikenal dan UMKM jamu semakin berkembang,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Etik, Pemkab Sukoharjo melalui dinas terkait sudah memberikan pembinaan dan pendampingan pada pelaku UMKM jamu. Harapannya, pelaku UMKM Jamu terus meningkatkan kualitas produksi jamunya. Etik juga menekankan pada pelaku UMKM jamu di Kabupaten Sukoharjo untuk selalu menggunakan bahan-bahan alami tanpa campuran bahan kimia berbahaya. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.