Meski Sudah Musim Hujan, Serangan Kera Liar di Bulu Masih Terjadi

Serangan kawanan kera liar di Kecamatan Bulu masih terjadi meski sudah masuk musim hujan. (Dok)

Sukoharjonews.com (Bulu) – Musim kemarau lalu, kawanan kera turun dari perbukitan Batu Seribu dan masuk pemukiman warga untuk mencari makan. Kera-kera tersebut merusak tanaman milik warga sehingga membuat resah. Memasuki musim hujan ini, serangan kera liar ternyata belum mereda. Saat ini, kera liar tersebut masih terjadi dan warga tidak bisa berbuat banyak untuk mengusir kera liar tersebut.



“Biasanya kera-kera tersebut turun dalam kawanan, tidak sendiri-sendiri dan merusak tanaman warga seperti ketela pohon, pisang, kacang, dan lainnya,” ujar warga Dukuh Sungsang, Desa Gentan, Bulu, Sukidi, Rabu (12/2/2020).

Menurutnya, selama ini kawanan kera tersebut sudah tidak takut lagi jika hanya sekedar di usir dengan tangan kosong. Saat ini, ujarnya, warga menggunakan bunyi-bunyian untuk mengusirnya. Sukidi mengaku menggunakan kayu menjadi opsi warga mengusir kera. Sebab kawanan kera akan bubar saat terdengar suara keras. Kawanan kera liar biasanya terlihat saat siang hingga sore hari.

“Kemungkinan stok makanan kera di bukit belum ada lagi setelah musim kemarau. Pohon-pohon di bukit mungkin belum berbuah sehingga kera liar masih turun gunung,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Sri Maryanto mengatakan, dibutuhkan penanganan khusus untuk mengusir kera liar tersebut. Kalau hanya diusir begitu saja, kera tersebut dipastikan akan kembali lagi kalau stok pangan di habitatnya tidak ada. “Yang juga penting adalah mengendalikan populasinya,” ujarnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed