Ragam  

Mengulik Sejarah, Mengenal Tokoh Mayor Sunaryo dan Perannya di Kabupaten Sukoharjo

Jalan Mayor Sunaryo di Kabupaten Sukoharjo.

Sukoharjonews.com – Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah. Nah, mari belajar sejarah mengenai tokoh Mayor Sunaryo dan perannya di Kabupaten Sukoharjo. Seperti diketahui, saat ini nama Mayor Sunarto banyak dijadikan nama jalan, termasuk di Sukoharjo.


Untuk Sukoharjo sendiri, Jalan Mayor Sunaryo membentang mulai utara Pasar Ir. Soekarno ke barat, melewati RS PKU Muhammadiyah, Kodim, hingga ke jalan lingkar barat Sukoharjo. Meski banyak digunakan sebagai nama jalan, namun masih banyak yang belum tahu kiprah Mayor Sunaryo. Jadi siapa tokoh ini?

Mayor Sunaryo adalah seorang anggota TNI kelahiran Delanggu, Kabupaten Klaten yang kiprah perjungannya seangkatan dengan Brigjen Slamet Riyadi di Solo.

Melansir situs resmi Kodim Sukoharjo bahwa Mayor Sunaryo dikenal sebagai salah satu pemrakarsa berdirinya Kodim 0726 Sukoharjo. Dalam prasasti Kodim 0726 Sukoharjo, Mayor Sunaryo tertulis sebagai Dandim Sukoharjo ke-2 dengan kurun waktu jabatan 1949- 1952.

Nah, latar belakang dibentuknya Kodim Sukoharjo sendiri saat itu adalah untuk memulihkan situasi keamanan yang tidak stabil setelah terjadinya peristiwa pemberontakan PKI di Madiun dan Agresi Militer Belanda II tahun 1947-1948. Selain itu, bersamaan dengan pembenahan roda pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo yang masih seumur jagung yang lahir pada 15 Juli 1946.

Dengan alasan itu, maka perlunya dibentuk satuan militer untuk mendampingi pemerintahan sipil Kabupaten Sukoharjo. Maka muncul koordinasi antara pemerintahan sipil dengan militer dan berhasil membentuk Pemerintah Militer Kabupaten (PMKB) di tahun 1948. Adapun tokoh-tokoh yang terlibat sekaligus sebagai pemrakarsa dari pembentukan Satuan Kodim salah satunya adalah Mayor Sunaryo.


Kantor pertama Komando Distrik Militer (KDM) menempati bagian dari Kantor Wedono Sukoharjo atau sekarang dipakai sebagai Rumah Dinas Bupati Sukoharjo. KDM Sukoharjo yang berganti nama Kodim 0726 Sukoharjo, kini bermarkas di Jalan Mayor Sunaryo No. 15, Gawanan, Sukoharjo.

Menurut buku Sejarah “Rumpun Diponegoro dan Pengabdiannya” yang terbit tahun 1977, Panglima Divisi Diponegoro, Kolonel Soeharto, pada 1951 membentuk suatu operasi militer dengan nama Operasi Sapta Marga Merdeka Timur V (OMT V) dan langsung dipimpin oleh Kepala Staf Divisi Diponegoro, Letkol Moch Bahrun. Mayor Sunaryo tergabung di dalamnya sebagai Komandan B-417.

Operasi tersebut untuk menghadapi insubordinasi Batalyon 426 Kudus (B-426) yang disusupi DI/TII. Batalyon yang dipimpin oleh Kapten Sofyan tersebut dapat dikepung, tetapi mereka berhasil meloloskan diri dan lari ke selatan sampai daerah Klaten.

Melihat keadaan yang begitu genting, Mayor Sunaryo sebagai Komandan B-417, memerintahkan perlawanan. Secara geografis Klaten memang berdekatan dengan Sukoharjo. Pasukan B-417 merangsek maju. Pertempuran jarak dekat pun tak terhindarkan lagi. Namun, nahas, pada baku tembak di Pedan Klaten, 5 Januari 1952, Mayor Sunaryo gugur sebagai Kusuma Bangsa.

Saat ini, selain sebagai nama jalan di Sukoharjo, Kodim 0726 Sukharjo juga menjadikan Mayor Sunaryo sebagai nama lapangan tenis di kompleks Kodim dengan nama Mayor Sunaryo. (sapta)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.