
Sukoharjonews.com – Blue cheese dikenal luas di seluruh dunia karena cita rasanya yang khas, namun keju ini juga menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan! Berikut adalah manfaat blue cheese serta efek sampingnya.
Dilansir dari Healthshots, Sabtu (3/10/2026), blue cheese adalah jenis keju populer yang digemari banyak orang di seluruh dunia. Keju ini memiliki aroma yang tajam dan menyengat serta rasa yang asam. Blue cheese berasal dari Roquefort, Prancis, dan mencakup berbagai jenis seperti gorgonzola, stilton, dan cambozola. Selama proses pematangan keju, lubang-lubang kecil dibuat pada permukaannya, yang memungkinkan bakteri “Penicillium roqueforti” tumbuh dan menghasilkan guratan-guratan biru yang menjadi ciri khasnya. Blue cheese merupakan sumber kalsium dan mineral lain yang sangat baik bagi kesehatan. Mari kita telusuri semua manfaat kesehatan blue cheese serta apakah ada efek samping yang ditimbulkannya.
Mengapa disebut blue cheese?
Blue cheese adalah jenis keju yang namanya diambil dari guratan jamur berwarna biru yang tumbuh di dalamnya. Jamur yang berperan dalam hal ini disebut *Penicillium roqueforti*, yang berkembang selama proses fermentasi ketika spora bercampur dengan susu. Hal ini menghasilkan struktur menyerupai guratan berwarna biru-hijau yang memberikan tampilan khas pada keju tersebut.
Apa keistimewaan blue cheese?
Proses pembentukan blue cheese dimulai setelah spora jamur dicampurkan dengan susu, yang kemudian memicu fermentasi.
Setelah proses fermentasi, keju akan memadat, lalu pembuat keju akan melubanginya menggunakan jarum baja tahan karat untuk menciptakan jalur aliran udara. Jalur-jalur inilah tempat tumbuhnya guratan jamur berwarna biru atau biru-hijau nantinya.
Apakah blue cheese aman dikonsumsi?
Blue cheese tidak beracun dan aman dikonsumsi manusia, berbeda dengan jenis keju berjamur lainnya. Meskipun memiliki manfaat kesehatan, blue cheese sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar karena kandungan lemak, natrium, dan kalorinya yang tinggi.
Apa saja manfaat kesehatan dari blue cheese?
Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari mengonsumsi blue cheese sebagaimana dijelaskan oleh ahli gizi Prachi Jain.
1. Mendukung kesehatan jantung
Dengan memasukkan blue cheese ke dalam pola makan, Anda dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Scientific World Journal” menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi blue cheese memiliki risiko lebih rendah terkena masalah kardiovaskular dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya. Selain mencegah penggumpalan darah di pembuluh darah (vena atau arteri) serta peradangan arteri, blue cheese juga dapat menurunkan kadar kolesterol.
2. Melawan radang sendi (artritis)
Seiring bertambahnya usia, kita menghadapi berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah radang sendi. Sifat anti-inflamasi yang terkandung dalam blue cheese membantu mengurangi peradangan sendi dan meredakan nyeri akibat radang sendi. Memasukkan blue cheese ke dalam pola makan dapat membantu mencegah sekaligus menangani radang sendi.
3. Meningkatkan daya ingat
Nutrisi dalam blue cheese membantu meningkatkan daya ingat dan mencegah penurunan daya ingat. Mengonsumsi blue cheese dapat memperbaiki cara kerja sel-sel otak.
4. Sumber fosfor yang baik
Blue cheese kaya akan kandungan fosfor. Mineral ini sangat penting untuk menjaga kekuatan gigi dan tulang. Kekurangan fosfor dapat menyebabkan masalah tulang seperti rakhitis. Selain menjaga kekuatan tulang dan gigi, fosfor juga berperan penting dalam berbagai proses vital tubuh.
5. Memiliki sifat anti-inflamasi
Saat ini, banyak orang mengalami peradangan, yang merupakan masalah serius dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani. Blue cheese memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga membantu tubuh melawan berbagai masalah peradangan. Oleh karena itu, atasi peradangan melalui pola makan Anda dengan segera memasukkan blue cheese ke dalamnya!
6. Kaya akan protein susu
Orang yang memiliki intoleransi laktosa dan tidak dapat mengonsumsi susu biasa tetap bisa mendapatkan asupan protein yang dibutuhkan dengan mengonsumsi blue cheese, karena keju ini mengandung protein susu.
7. Kesehatan gigi
Blue cheese kaya akan kalsium yang mendukung kesehatan tulang dan gigi—khususnya enamel gigi—serta berperan dalam kontraksi otot dan transmisi impuls saraf.
Apakah ada efek samping dari mengonsumsi blue cheese?
– Blue cheese tinggi kandungan lemak, terutama lemak jenuh, sehingga dapat meningkatkan risiko kadar kolesterol tinggi jika tidak dikonsumsi dalam jumlah wajar.
– Keju ini memiliki kadar natrium yang tinggi. Asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, retensi cairan, dan edema.
– Kandungan laktosa (gula alami susu) dapat menjadi masalah bagi orang dengan intoleransi laktosa. Anda sebaiknya menghindarinya karena dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, dan diare.
– Orang yang memiliki alergi terhadap penisilin atau jenis jamur tertentu mungkin berisiko mengalami reaksi alergi.
– Blue cheese yang sudah rusak atau basi mengandung mikotoksin yang dapat menyebabkan keracunan makanan, yang kemudian memicu gejala seperti mual, muntah, nyeri perut, diare, dan sebagainya.
Blue cheese memiliki beragam manfaat kesehatan. Keju ini mendukung kesehatan gigi, tulang, dan jantung. Selain itu, blue cheese dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, serta meredakan ketidaknyamanan akibat radang sendi (artritis). Jenis keju ini juga bermanfaat bagi kemampuan kognitif Anda.
Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat memicu masalah akibat intoleransi laktosa atau alergi. Jika Anda mengalami efek samping negatif setelah mengonsumsi blue cheese, segera konsultasikan dengan dokter untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. (nano)














Facebook Comments