KPU Terima Logistik Pemilu 2019, Kotak Suara Transparan dan Bilik Suara

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda (batik biru) saat melakukan pengecekan logistik kotak suara dan bilik suara, Rabu (21/11).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – KPU Sukoharjo akhirnya mendapat kiriman logistik untuk Pemilu 2019, Rabu (21/11). KPU menerima kotak suara transparan dan juga logistik berupa bilik suara. Jumlah kotak suara transparan yang diterima sebanyak 5.444 unit. Logistik tersebut dikirim degan menggunakan dua armada truk. Logistik pemilu 2019 tersebut lantas disimpang di Gudang KPU di Dukuh Gronong, Kelurahan Mandan.



“Untuk kotak suara masih ada kekurangan 6.698 unit karena jumlah kebutuhan kami sebanyak 12.142 kotak suara. Kekurangan akan dikirim, Kamis (22/11) besok dengan dua armada truk,” terang Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda.

Dikatakan Nuril, kebutuhan kotak suara tersebut dengan perhitungan jumlah 2.402 TPS dikalikan 5 sebanyak 12.010 unit ditambah kotak suara untuk 12 PPK masing-masing 5 unit sebanyak 132 unit sehingga total kebutuhan 12.142 unit. Untuk kebutuhan bilik sendiri, tiap TPS dibutuhkan empat bilik. Sehingga, jika jumlah TPS ada 2.402, maka kebutuhan bilik suara sebanyak 9.608 bilik.

“Saat ini, stok bilik yang ada di KPU dan masih bisa digunakan 6.914 unit sehingga masih membutuhkan 2.694 unit bilik. Saat ini baru dikirim 2.671 unit sehingga masing kurang 23 unit. Bilik baru ini terbuat dari kardus yang dilaminasi,” ujarnya.

Menurutnya, adanya selisih pengiriman bilik karena pengajuan awal belum termasuk penambahan TPS yang dilakukan KPU. Nuril juga mengatakan, sesuai petunjuk teknis (Juknis) dari KPU pusat, KPU daerah memastikan logistik dibungkus plastik rangkap tiga dan dari pemeriksaan yang dia lakukan sudah sesuai.

Soal logistik baru dikirim saat ini, Nuril mengaku memang disengaja dengan pertimbangan penyimpanan di gudang tidak terlalu lama atau hanya sekitar lima bulan. Hal itu terkait dengan kondisi dan penyiapan gudang penyimapan di KPU Sukoharjo dan juga dari sisi hama yang ada seperti hama tikus, rayap, dan lainnya.

Disinggung soal pengamanan logistik, Nuril sesuai dengan basic anggaran yang ada berupa satu pengelola gudang dan satu pengamanan. Pihaknya juga akan berkoordinasi soal “backup” pengamanann dari Polres. “Logistik ini disimpan di gudang hingga jadwal pegesetan kotak suara dan bilik sekaligus sortir surat suara yang akan dilakukan di Gedung Budi Sasono,” tambahnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments