Kontrak Ditandatangani, Pembangunan Gedung Pertemuan Dimulai

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Wakil Bupati Agus Santosa saat “ground breaking” pembangunan gedung pertemuan di Jalan Veteran, Sabtu (7/8/2021).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kontrak Pembangunan Gedung Pertemuan akhirnya ditandatangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dengan pemenang lelang, PT Chimarder 777. Sesuai kontrak, proyek pembangunan gedung pertemuan tersebut dikerjakan selama 145 hari terhitung mulai 5 Agustus hingga 28 Desember 2021. “Ground breaking” tanda dimulainya pembangunan dilakukan pada Sabtu (7/8/2021).




“Keberadaan gedung pertemuan sekarang ini memiliki peran dan fungsi yang sangat penting, sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak tamu atau undangan,” ujar Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat “ground breaking”.

Dikatakan Etik, atas pertimbangan itulah Pemkab Sukoharjo dimasa kepemimpinan Bupati Wardoyo Wijaya merencanakan pembangunan gedung pertemuan tersebut tahun 2020. Namun, karena adanya pandemi corona menyebabkan pembangunan tertunda dan baru direalisasikan tahun ini.

Pembangunan gedung pertemuan ini, lanjut Etik, merupakan salah satu program unggulan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sukoharjo Tahun 2021-2026. Tujuan utama pembangunan gedung pertemuan ini adalah untuk mewujudkan sebuah bangunan gedung yang memadai dan representatif yang mampu menampung kegiatan masyarakat dalam menyelenggarakan acara pertemuan dan kegiatan lain yang berskala besar.

Nantinya, gedung pertemuan tersebut memiliki berkapasitas 2.500 orang dan sangat representatif. “Pada pelaksana proyek, PT Chimarder 777 dari Semarang saya berpesan, agar dapat bekerja secara profesional, sehingga pembangunan berjalan sebaik-baiknya sesuai dengan perencanaan yang sudah disepakati bersama, sesuai dengan ketentuan, baik dari aspek waktu maupun kualitas bangunan,” pesan Bupati.

Sedangkan Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Artmojo menyampaikan, pemenang lelang pembangunan gedung pertemuan adalah PT Chimarder 777 dari Semarang dengan nilai kontrak Rp44,622 miliar dari pagu anggaran Rp55,088 miliar.

Untuk lahan pembangunan sendiri dilakukan di bekas Gedung DPRD dan bekas Gedung Budi Sasono dan lahan sudah siap karena bangunan sudah dilakukan pembongkaran. Nantinya, untuk sarana pendukung lainnya juga akan menggunakan lahan di bekas Pujasera dan Bank Sukoharjo. Namun, untuk sarana pendukung tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Gedung pertemuan tersebut dibangun dengan kapasitas hingga 2.500 orang. Sesuai “detailed engineering design” (DED), total lahan yang akan digunakan seluas 11.169 meter persegi dan bangunan gedung seluas 6.550 meter persegi. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.