Ragam  

Kembali Tolak UU Cipta Kerja, Puluhan Buruh Datangi DPRD Sukoharjo

Perwakilan buruh saat beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo menyampaikan aspirasi penolakan UU Cipta Kerja, Senin (15/8/2022).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Undang-Undang (UU) Cipta Kerja kembali mendapat penolakan buruh di Kabupaten Sukoharjo. Penolakan tersebut disampaikan saat beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Sukoharjo, Senin (15/8/2022). Perwakilan serikat buruh yang datang menyatakan menolak UU Cipta Kerja dan meminta difasilitasi untuk menyampaikan aspirasi ke DPR RI.


“Ada banyak aturan yang sangat merugikan buruh yang fdiatur dalam UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 dimana upah buruh tidak lagi berpedoman pada pencapaian kebutuhan hidup layak (KHL),” ujar Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo yang juga Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo, Sukarno.

Menurutnya, aturan memberatkan tersebut sangat terasa sekali dampaknya bagi buruh. Hal itu seperti terlihat banyak buruh terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), upah kecil hingga buruh tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Selama ini, ujarnya, buruh di Sukoharjo sudah sangat bersabar. Pasalnya, buruh disejumlah daerah sudah turun ke jalan melakukan aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Buruh di Sukoharjo sampai sekarang tidak melakukan aksi demi menjaga kondusifitas daerah dan pemulihan ekonomi ditengah pandemi virus Corona.


Sukarno juga mengatakan, kondisi selama dua tahun saat pandemi virus Corona tahun 2020 dan 2021 sudah sangat memberatkan buruh. Disisi lain, pada tahun 2022 ditengah pandemi virus Corona mulai mereda nasib buruh belum ada perbaikan. Bahkan, banyak buruh terkena PHK dampak dari pabrik yang tutup atau mengurangi produksinya.

Sedangkan Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo, Danur Sri Wardana mengatakan, Komisi IV akan berkoordinasi dulu dengan pimpinan DPRD Sukoharjo terkait permintaan buruh audiensi ke Jakarta dengan difasilitasi DPRD. Danur minta agar para buruh bersabar terlebih dahulu.

“Persiapkan dulu materi apa saja yang akan disampaikan ke DPR RI. Kalaupun nanti bisa difasilitasi maka sudah disiapkan apa saja bentuk penolakan terkait Undang-Undang Cipta Kerja,” ujarnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.