
Sukoharjo (Bendosari) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar pada 23 September nanti. Dalam Pilkada nanti, ribuan pelajar akan menggunakan hak pilihnya pertama kali. Untuk itu, diperlukan pendidikan politik pada pemilih pemula tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (4/2/2020).
Kegiatan tersebut diikuti 700 pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Sukoharjo dan dibuka secara langsung oleh Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya. Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan, pemilih pemula adalah pemilih yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. “Untuk itu, tahap pengenalan proses Pilkada sangat penting untuk dilakukan kepada pemilih pemula terutama bagi mereka yang berusia 17 tahun. Suara mereka sangat menentukan pemerintahan selanjutnya sehingga diharapkan bisa menjadi motivasi untuk menjadi pemilih yang cerdas,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini pemilih pemula atau kaum milenial selalu menjadi objek politik karena hanya dilirik dalam hasil suara saja. Hal ini mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pendidikan politik itu secara maksimal, padahal pemilih pemula sangat berperan aktif dan penting dalam kegiatan perpolitikan melalui pesta demokrasi. Bupati berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Sukoharjo nanti.
Sedangkan Kepala Kesbangpol Sukoharjo, Gunawan Wibisono menyampaikan, kegiatan itu dilaksanakan untuk menyampaikan informasi tentang tahapan Pilkada 2020. Harapannya, pelajar sebagai pemilih pemula yang telah memiliki hak pilih dapat berpartisipasi aktif dalam pemilu 2020. “Selain itu, dengan kegiatan ini juga menjadi salah satu sarana pembelajaran bagi siswa-siswi yang akan menjadi pemilih pemula agar mengetahui etika dan moral politik,” ujarnya. (erlano putra)



Facebook Comments