
Sukoharjonews.com – Menjelang peluncurannya, iQOO hari ini mengonfirmasi bahwa ponsel pintar Neo 11 Ultra mendatang akan menjadi ponsel pertama di industri yang menggunakan prosesor baru MediaTek Dimensity 9500M. Perusahaan mengembangkan chipset tersebut bersama dengan MediaTek.
Dilansir dari Gizmochina, Selasa (18/8/2026), iQOO Neo 11 Ultra dijadwalkan meluncur di China pada 18 Agustus ini. Ponsel pintar ini sudah tersedia untuk pemesanan awal (pre-order) di China, bersamaan dengan iQOO Z11S.
Dimensity 9500M yang baru diumumkan ini dibuat menggunakan proses manufaktur 3nm dan menggunakan desain CPU all-big-core (semua inti berkinerja tinggi). iQOO menyatakan bahwa prosesor tersebut telah disesuaikan secara khusus untuk Neo 11 Ultra dan menyertakan Monster Super Core Engine generasi berikutnya.
Berbeda dengan fitur perangkat lunak yang dapat ditambahkan kemudian, iQOO menyebutkan bahwa Monster Super Core Engine terintegrasi pada tingkat cip. Perusahaan mengklaim pendekatan ini akan membantu ponsel memberikan performa lebih tangguh sekaligus menjaga efisiensi energi yang lebih baik.
Prosesor baru ini diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama Neo 11 Ultra, namun bukan satu-satunya aspek yang menjadi fokus peningkatan iQOO. Neo 11 Ultra akan mengusung layar 2K baru yang dirancang dengan mengutamakan kenyamanan mata.
Menurut perusahaan, layar tersebut menghasilkan cahaya biru berbahaya kurang dari 5%. Layar ini juga mendukung teknologi baru Circular Polarized Light 2.0 yang membuat tampilan layar terlihat lebih alami sekaligus mengurangi ketegangan mata saat digunakan.
iQOO juga telah mengungkap beberapa detail mengenai desain ponsel ini. Neo 11 Ultra akan memiliki bingkai logam dengan sentuhan akhir matte dan ketebalan 9,13 mm. Panel belakangnya akan menampilkan apa yang disebut perusahaan sebagai efek cahaya mengalir 3D (3D flowing light effect). (nano)














Facebook Comments