Ragam  

Cara Siswa SD Rayakan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bermain Peran Untuk Wahana Edukasi

Siswa SDN Tanjung 1 Nguter mewarnai gambar presiden dan wakil presiden. Selain itu juga bermain peran sebagai presiden, wakil presiden, dan menteri di Museum Jawi, Senin (21/10).

Sukoharjonews.com (Nguter) – Pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2014 mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Sukoharjo dimana ratusan siswa SDN Tanjung 1 Kecamatan Nguter merayakan pelantikan tersebut dengan cara yang berbeda namun unik. Para siswa SD tersebut mewarnai gambar presiden dan wakil presiden yang baru di Museum Jawi, Senin (21/10). Selain itu, siswa SD tersebut juga bermain peran sebagai presiden, wakil presiden, dan juga sebagai menteri.



Kegiatan sendiri dimulai dengan mewarnai gambar presiden dan wakil presiden. Setelah mewarnai selesai, gambar presiden dan wakil presiden kemudian ditempelkan di dinding Museum Jawi tempat acara. Setelah itu, siswa SDN Tanjung 1 kemudian bermain peran. Ada yang sebagai presiden, wakil presiden, serta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

“Euforia pelantikan presiden dan wakil presiden Indonesia yang baru masih terasa. Kegiatan ini sebagai media pembalajaran generasi penerus utamanya siswa sekolah,” ujar Koordinator Acara, Bimo Kokor Wijanarko.

Menurutnya, tujuan acara tersebut lebih pada pemberian edukasi atau pembelajaran pada siswa SDN Tanjung 1. Menurutnya, siswa diajak untuk mewarnai gambar presiden dan wapres dan hasilnya ditempelkan di dinding. Jadi, ujar Kokor, kegiatan itu tidak semata-mata untuk merayakan pelantikan presiden dan wakil presiden saja. Tapi, sekaligus sebagai wahana pembelajaran pada siswa untuk mengenal pemimpin negeri.

Sedangkan Guru SDN Tanjung 1 Setyorini menyampaikan, acara tersebut digelar berkat kerjasama dengan Museum Jari. Setyorini juga mengakui jika kegiatan itu tidak hanya sekadar perayaan pelantikan presiden dan wakil presiden. Tapi, lebih untuk memberikan edukasi pada siswa agar mengenal presiden dan wakil presiden yang baru. Termasuk mengetahui nama-nama kementerian dalam Kabinet Kerja.

“Pembelajaran tidak harus didalam kelas. Dengan acara ini siswa setidaknya tahu nama-nama kementerian yang ada. Pembelajaran untuk PPKn dan juga IPS. Kalau dulu zaman dulu nama menteri harus dihafalkan oleh siswa sekolah. Kalau sekarang tidak lagi, tapi tidak ada salahnya tahu,” ujarnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 3 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *