Cabuli Anak Dibawah Umur, Warga Pandeyan, Kecamatan Grogol Ditangkap Polisi

AP, 19, warga Desa Pandeyan, Grogol pelaku pencabulan anak dibawah umur.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Penyidik Polres Sukoharjo menangkap AP, 19, warga Dukuh Mranggen, Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol. AP ditangkap karena telah mencabuli NF, 14, warga Pasar Kliwon, Kota Solo. Bahkan, perbuatan AP tersebut tidak dilakukan seorang diri, melainkan bersama temannya AT, 17, yang juga warga Pandeyan.




Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menjelaskan bahwa kejadian itu bermula pada Oktober 2021 lalu. Saat ini, pelaku menghubungi korban melalui pesan Whatsapp (WA) dan mengajak jalan-jalan. Pelaku dan korban kemudian janjian untuk bertemu pukul 16.00 WIB di belakang Hotel Fave Solo Baru.

“Saat itu, Pelaku AP mengajak temannya AT untuk bertemu korban dengan mengendarai sepeda motor AT. Kemudian pelaku malah mengajak korban ke rumahnya,” jelas Kapolres, Selasa (4/1/2022).

Kapolres melanjutkan, dengan berboncengan tiga, kemudian ketiganya menuju rumah AP di Mranggen, Pandeyan. Saat itu, pelaku kemudian mengajak korban masuk ke kamarnya dan ngobrol hingga malam, sedangkan AT kemudian pamit untuk pulang. Ibu angkap pelaku bernama Sarmi, sempat meminta untuk mengantarkan korban pulang karena sudah malam namun tidak ditanggapi pelaku.

“Pukul 22.00 WIB, ibu pelaku kembali mengingatkan untuk mengatarkan pulang tapi korban tidak mau karena takut pada orang tuanya karena sudah malam,” lanjut AKBP Wahyu.

Karena NF tidak mau pulang, keduanya ngobrol dan AP memeluk dan mencium korban sembagi mengatakan “mengko ten ono opo-opo aku bakal tanggung jawab”. Pelaku kemudian mengajak NF berhubungan badan dan saat itu teman pelaku, AT datang lagi dan juga masuk ke dalam kamar. Setelah AP “menggarap” korban, AT pun juga ikut serta.

Malam itu, ketiganya lantas ngobrol hingga subuh dan AT kemudian pamit pulang. Sedangkan AP dan NF kemudian tidur dan bangun pukul 07.00 WIB. AP kemudian mengajak NF kembali berhubungan badan. Pada petugas AP mengaku selama dua kali berhubungan badan, air maninya dikeluarkan di luar.

“Korban kemudian diantarkan pulang ke rumahnya malam harinya pukul 19.00 WIB dan diturunkan di sebuah kost di daerah Kwarasan, Grogol,” kata Kapolres.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan saksi-saksi hingga akhirnya menangkap AP. Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 UURI No 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 287 dan atau Pasal 332 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.