Blokir PayPal Dibuka Sementara, Penjelasan Kominfo Soal Blokir PayPal, Yahoo, dan Dota

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan. (Foto: Dok Kemenkominfo)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Setelah mendapat masukan masyarakat yang memiliki dana di PayPal, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka blokir PayPal sementara. Masyarakat diberi waktu selama lima hari kerja untuk memindahkan dananya dari PayPal sebelum diblokir kembali.


Pembukaan blokir dilakukan Kementerian Kominfo pada Minggu (31/7/2022) mulai pukul 08.00 WIB. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers virtual Minggu pagi menyampaikan blokir PayPal sudah dibuka per 08.00 WIB.

Menurutnya, masyarakat kembali bisa mengakses PayPal paling lambat pukul 10.00 WIB di seluruh Indonesia. “Pembukaan blokir ini sifatnya sementara, masyarakat agar memindahkan dananya dari PayPal sebelum diblokir kembali. Pembukaan blokir hanya berlangsung 5 hari kerja.

Seperti diketahui, Kementerian Kominfo menyatakan penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang beroperasi di Indonesia sudah selayaknya mengikuti aturan yang berlaku di negara ini.

“Kita membuka diri, para penyelenggara game dari luar negeri (ingin) beroperasi silakan, tapi, ikuti aturan Indonesia,” kata Semuel dikutip dari Antara.

Kominfo per tanggal 30 Juli memblokir sejumlah situs karena mereka belum mendaftar sebagai PSE di Indonesia. Situs yang tidak bisa diakses antara lain Yahoo Search, Dota 2, dan Paypal.


Beberapa platform game streaming juga tidak bisa dibuka karena mereka tidak mendaftar sampai tenggat waktu yang diberikan, yakni Steam, Counter-Strike Global Offensive dan platform distribusi konten digital Origin.

Berkaitan dengan pemblokiran situs-situs tersebut, warganet memprotes kebijakan Kominfo dan menganggap kementerian tidak mendukung perkembangan eSports di Indonesia. Beberapa game yang diblokir itu menjadi game yang dilombakan bahkan hingga tingkat mancanegara.

Menjawab hal tersebut, Semuel mengatakan kebijakan ini merupakan salah satu bentuk dukungan mereka terhadap perkembangan game eSports di Indonesia. Syaratnya, mereka harus mematuhi aturan yang berlaku di dalam negeri.

“Tapi, kita tidak bisa mentolerir bagi game yang mencari uang di Indonesia, namun tidak mau mendaftar, tidak mau mengikuti aturan di Indonesia,” kata Semuel.

Selain game, platform layanan keuangan PayPal turut terdampak aturan ini karena mereka tidak mendaftar sampai tenggat waktu yang diberikan. PayPal biasanya digunakan untuk transfer dana dari luar negeri, sejumlah pekerja lepas dan kreator konten memanfaatkan layanan ini untuk menerima pembayaran pekerjaan mereka.


Akibatnya, ketika PayPal tidak bisa diakses, mereka mengeluh di media sosial karena masih memiliki sejumlah dana yang belum dicairkan.

Berkaitan dengan PayPal, Semuel menjelaskan bahwa setiap negara memiliki aturan soal layanan keuangan. Di Indonesia, layanan keuangan perlu mendapatkan izin dari Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.

Jika tidak terdaftar di lembaga tersebut, maka penyedia layanan akan disebut ilegal. Menurut Semuel, sudah banyak penyedia layanan keuangan baik domestik maupun asing yang mendaftar, hanya saja, PayPal sejauh ini belum.

Jika tidak mendaftar, kementerian menilai sebagai bentuk tidak menghargai Indonesia. “Mereka tidak menghargai kedaulatan Indonesia kalau mereka tidak mau daftar,” kata Semuel.

Kementerian menegaskan layanan-layanan yang diblokir bisa kembali beroperasi jika PSE sudah melengkapi pendaftaran. Saat ini Kominfo terus meninjau ulang PSE yang sudah mendaftar dan mendata platform mana saja yang belum. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.