Apes Lur, Jual Motor Hasil Curian di Media Sosial Malah Ketangkap Polisi

Dua pelaku curanmor di Desa Gonilan berhasil dibekuk Polsek Kartasura setelah motor curian ditawarkan melalui media sosial, Rabu (20/4/2022).

Sukoharjonews.com (Kartasura) – Niatnya ingin menjual cepat sepeda motor hasil curian, tapi apa daya malah ketangkap polisi. Nasib apes tersebut dialami dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) warga Desa Cemani, Kecamatan Grogol. Masing-masing Fajar Agung, 27, dan Fajar Taufik, 26. Keduanya melakukan curanmor di Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura pada Jumat (15/4/2022) lalu.


“Jadi, TKP pencuriannya di Griya Pink Syariah Jalan Menco Raya Desa Gonilan sekitar pukul 12.30 WIB,” ujar Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta, Rabu (20/4/2022).

Saat itu, lanjut Mulyanta, motor korban Honda Beat AD 5054 AEB diparkir dihalaman Griya Pink Syariah tersebut. Setelah mendapat laporan korban, petugas melakukan penyelidikan dan mendapati sebuah postingan di media sosial dimana ciri-ciri motor mirip dengan motor milik korban.

Polisi kemudian menyaru dengan pura-pura ingin membeli sepeda motor tersebut dan membuat janji dengan penjual untuk bertemu pada Sabtu (16/4/2022). Setelah bertemu dan petugas memastikan motor adalah hasil curian, polisi lantas menangkap penjualnya hingga menangkap kedua pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Desa Gonilan Kecamatan Kartasura. Penangkapan dilakukan petugas di rumah kontrakan yang dipakai pelaku.

“Tersangka Fajar Agung berperan sebagai eksekutor, sedangkan tersangka Fajar Taufiq berperan memantau situasi lingkungan disekitar tempat kejadian perkara,” kata Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam kejadian tersebut yakni, satu buah sepeda motor Honda Beat Nopol AD 5054 AEB milik korban dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru Nopol AD 3469 SA sebagai sarana kejahatan kedua tersangka dan dua buah handphone

“Tersangka mencari tempat yang sepi dan tanpa pengawasan kemudian mencari sasaran berupa sepeda motor yang tidak dikunci stang dan selanjutnya dicuri dengan cara didorong menggunakan sepeda motor sarana,” lanjutnya.

Tersangka Fajar Agung dan Fajar Taufiq mengakui perbuatannya mencuri sepeda motor. Hasil kejahatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup membeli makan dan senang-senang di karaoke. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *