
Sukoharjonews.com – Lotus, pabrikan mobil Inggris yang terkenal, membuat gebrakan di Shanghai Auto Show 2023 dengan meluncurkan “robot pengisian daya flash” produksi massal pertama di dunia yang telah mereka kembangkan secara mandiri. Mereka meluncurkannya bersamaan dengan Lotus Eletra Electric SUV. Menurut laporan, sistem pengisian robot dapat menghasilkan daya hingga 500 kilowatt, menjadikannya salah satu perangkat pengisian cepat paling kuat yang tersedia di pasaran saat ini.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (20/4/2023), kepala pengisi daya dapat dimasukkan ke port pengisian kendaraan secara otomatis, berkat lengan robot, tanpa memerlukan campur tangan manusia. Selain itu, sistem pengisian daya memiliki fitur seperti otomatisasi dan kecerdasan, yang memungkinkannya bergerak di jalur di darat dan beradaptasi dengan berbagai lokasi port pengisian daya dan situasi parkir.

Seperti disebutkan sebelumnya, Lotus juga memamerkan SUV Eletre supercar listrik murni dan sistem pengisian robot yang menyertainya di Shanghai Auto Show. Eletre adalah SUV listrik perdana Lotus dan dianggap sebagai produk vital untuk masuk ke pasar Cina. Kendaraan ini ditenagai oleh motor listrik bertorsi tinggi dengan nama kode EDS2, yang mampu menghasilkan tenaga maksimum lebih dari 600 tenaga kuda.
Eletre menampilkan gearbox dua kecepatan pada motor gandar belakang dan mengadopsi sistem penggerak empat roda yang dikontrol secara elektronik. Lotus mengklaim bahwa Eletre dapat melaju dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 2,95 detik dan menempuh jarak jelajah maksimum 600 kilometer (373 mil) dengan sekali pengisian daya, sesuai standar WLTP.
Kapasitas baterai kendaraan melebihi 100kWh, dan hanya perlu 20 menit untuk mengisi ulang dalam kondisi pengisian daya 350kW, memungkinkan mobil melaju sejauh 400 kilometer (248 mil). Eletre juga kompatibel dengan pengisian daya AC 22kW. Lotus mengumumkan akan meluncurkan Eletre di China pada tahun 2023.
Sistem Pengisian Robot
Lotus dilaporkan berencana untuk memperkenalkan 50 unit sistem robot pengisian daya flash di China, yang akan kompatibel dengan kendaraan serba listrik. Masih harus dilihat apakah sistem pengisian inovatif ini akan tersedia di bagian lain dunia. (nano)



Facebook Comments