Tips Memanfaatkan Kayu Manis untuk Mendapatkan Manfaat Kesehatan Maksimal

banner 468x60
Minuman penurun berat badan berbahan dasar kayu manis ini akan menjadi favorit baru Anda. (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Kayu manis—atau yang dikenal sebagai “dalchini”—merupakan salah satu bahan dapur favorit di rumah tangga dan dan tentu ada alasannya. Namun, jika Anda ingin memperoleh manfaatnya secara optimal, Anda harus memperhatikan jenis kayu manis yang Anda konsumsi.

Dilansir dari Healthshots, Kamis (29/10/2026), apakah Anda termasuk orang yang gemar menikmati minuman atau hidangan penutup dengan sentuhan kayu manis? Atau apakah Anda termasuk orang yang peduli dengan kesehatan dan kebugaran, serta ingin mencoba kayu manis karena manfaat kesehatannya yang luar biasa? Apa pun kategori Anda, pada akhirnya semua bergantung pada jenis kayu manis yang Anda gunakan.

Kayu manis, rempah aromatik yang manis inimerupakan bahan dapur yang populer dan umum digunakan di India. Selama ribuan tahun, kayu manis telah digunakan dalam pengobatan tradisional karena khasiat penyembuhannya yang ajaib. Kini, sains modern telah membuktikan apa yang sudah diketahui oleh nenek moyang kita sejak lama.

Kayu manis adalah rempah yang diperoleh dari kulit bagian dalam pohon “Cinnamomum”. Secara umum, terdapat dua jenis kayu manis: spesies “verum” adalah kayu manis yang sebenarnya. “Verum” berarti ‘sejati’, sehingga jenis ini disebut sebagai ‘kayu manis sejati’ (true cinnamon) atau kayu manis Ceylon. Saat ini, kayu manis sejati sering digantikan oleh spesies lain yang kualitasnya lebih rendah, yaitu kayu manis “cassia”, yang jauh lebih murah dan lebih mudah ditemukan.

Kayu manis sejati memiliki tekstur yang halus dan lunak sehingga mudah dihaluskan menjadi bubuk, sedangkan kayu manis “cassia” memiliki tekstur yang kasar dan keras, sehingga sulit untuk dihaluskan. Kayu manis sejati memiliki cita rasa yang lebih lembut dan manis, berbeda dengan kayu manis “cassia” yang memiliki rasa lebih tajam dan kuat. Yang lebih penting, kayu manis jenis “cassia” mengandung senyawa bernama kumarin, yang bisa menjadi racun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Batas aman asupan kumarin dapat dengan mudah terlampaui jika seseorang mengonsumsi kayu manis “cassia” secara berlebihan. Hanya dengan satu atau dua sendok teh, seseorang bisa melampaui batas harian yang dianjurkan.

Meskipun kayu manis “cassia” maupun “ceylon” sama-sama menyehatkan, kayu manis “cassia” tidak aman untuk digunakan setiap hari karena kadar kumarinnya yang tinggi. Sebaliknya, kayu manis “ceylon” memiliki kadar kumarin yang relatif rendah. Oleh karena itu, bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi kayu manis setiap hari, sebaiknya memilih jenis “ceylon” karena kualitasnya lebih baik dan jauh lebih aman untuk digunakan.

Penggunaan rempah aromatik yang lezat ini secara aman dapat membantu seseorang memperoleh manfaat kesehatan berikut:

1. Membantu mengelola diabetes
Kayu manis membantu mengatur produksi insulin (hormon kunci dalam diabetes) dan mengurangi resistensi insulin di dalam tubuh. Hal ini membantu dalam mengelola kadar gula darah. Menambahkan sedikit kayu manis ke dalam pola makan sehari-hari terbukti dapat memperbaiki dan menjaga kadar glikemik.

2. Meningkatkan pencernaan
Dalam Ayurveda, kayu manis dikenal sebagai bahan alami yang sangat efektif untuk melancarkan pencernaan, meredakan perut kembung, nyeri perut, dan gas. Dengan meningkatkan fungsi pencernaan, kayu manis juga membantu pembakaran lemak perut. Selain itu, kayu manis membantu mendetoksifikasi saluran pencernaan, memperkuat sistem pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, serta mendukung kadar gula darah yang sehat.

3. Membantu mengatasi infeksi saluran pernapasan
Kayu manis kaya akan antioksidan pelindung yang mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dan memperlambat proses penuaan. Kayu manis membantu tubuh melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan. Sifat hangatnya memberikan rasa nyaman, menenangkan, dan membantu membersihkan saluran pernapasan, sehingga bermanfaat sebagai bagian dari pengobatan untuk infeksi saluran pernapasan (termasuk flu biasa).

4. Mengurangi nyeri akibat radang sendi (arthritis) dan sakit kepala
Penyebab utama rasa nyeri pada kondisi seperti radang sendi dan sakit kepala adalah peradangan. Flavonoid yang terkandung dalam kayu manis secara efektif melawan peradangan di seluruh tubuh dan membantu mengurangi peradangan sistemik, sehingga dapat meredakan nyeri akibat radang sendi maupun sakit kepala.

5. Mengurangi faktor risiko penyakit jantung
Kayu manis membantu mengurangi faktor-faktor risiko umum penyakit jantung, termasuk kadar kolesterol tinggi, kadar trigliserida tinggi, dan tekanan darah tinggi, yang berperan dalam menjaga fungsi jantung agar tetap efisien dan terbebas dari penyakit.

Berikut cara memasukkan kayu manis ke dalam pola makan Anda:
1. Cara terbaik adalah dengan mengonsumsi air rendaman kayu manis. Rendam batang kayu manis di dalam air semalaman, lalu minum air rendaman tersebut keesokan harinya.

2. Nikmati teh kayu manis. Seduh secangkir teh hitam atau teh hijau, lalu tambahkan sedikit kayu manis, jahe, tiga hingga empat butir lada hitam, satu sendok teh madu murni, dan perasan lemon segar. Minuman ini sangat baik untuk menangkal pilek dan batuk, terutama di musim dingin.

3. Tambahkan batang kayu manis ke dalam hidangan nasi (seperti nasi rempah/pulao) atau nasi putih biasa saat proses memasak.

4. Taburkan bubuk kayu manis di atas hidangan favorit Anda—seperti “mousse” cokelat, kue, puding, atau kopi—untuk menikmati cita rasanya yang nikmat sekaligus memperoleh manfaat kesehatannya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *