Ragam  

Laki-laki Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Nguter Sukoharjo

banner 468x60
Anggota Polsek Nguter Sukoharjo mendatangi lokasi meninggalnya seorang laki-laki di kamar kos, Jumat (21/8/2026).

Sukoharjonews.com – Seorang pria berusia 57 tahun, Sugimin, ditemukan meninggal dunia di kamar kos di Dukuh Sumberagung RT 01/RW 06, Desa Celep, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (21/8) pagi.

Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Nguter AKP Maryadi mengatakan, korban diketahui meninggal sekitar pukul 06.30 WIB. Sebelumnya, korban diketahui tidak terlihat keluar kamar selama sekitar dua hari.

Peristiwa tersebut diketahui ketika salah seorang tetangga kamar kos, Wahyu Setiawan, 35, pulang kerja sekitar pukul 06.15 WIB. Wahyu kemudian berbincang dengan Heri Hermawan, 31, dan menanyakan keberadaan korban yang beberapa hari tidak terlihat.

“Keduanya kemudian mencoba menggedor pintu kamar korban. Saat itu terdengar suara seperti mendengkur dari dalam kamar,” kata Maryadi, Jumat (21/8/2026).

Karena tidak ada respons, Wahyu kemudian memberitahukan kondisi tersebut kepada pemilik kos, Wiwin Tri Purwanti, 47. Wiwin selanjutnya meminta bantuan Sudadi, 55, untuk mengecek kondisi korban. Sudadi kembali menggedor pintu kamar, tetapi tidak mendapat respons. Ia kemudian berinisiatif membuka jendela kamar.

Setelah jendela berhasil dibuka, korban terlihat masih bernapas melalui mulut.
Sudadi kemudian menghubungi petugas Puskesmas Pembantu Celep, Eni Sutiana, untuk mendapatkan pertolongan.

“Sekitar pukul 06.30 WIB, petugas kesehatan tiba di lokasi. Namun korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” ujar Maryadi.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di bagian dalam kamar, tepat di depan pintu. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Celep Aipda Dhedy Sunarno. Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Sukoharjo selanjutnya melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.

“Dari hasil olah TKP Inafis tidak ditemukan tanda kekerasan dan tindak pidana. Pemeriksaan awal petugas kesehatan juga tidak menemukan bekas trauma, luka, maupun lebam,” jelasnya.

Petugas menemukan benjolan pada bagian belakang kepala korban yang diperkirakan akibat terjatuh ke lantai. Meski demikian, kepolisian tidak menemukan indikasi adanya kekerasan.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kepolisian juga telah mencatat keterangan para saksi serta mengamankan lokasi kejadian selama proses pemeriksaan berlangsung. Sugimin diketahui merupakan karyawan swasta yang berdomisili di Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *