
Sukoharjonews.com – Kopi hijau dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk dalam hal pengelolaan berat badan. Jika Anda ingin membuat kopi hijau di rumah, ikuti langkah-langkah berikut ini.
Dilansir dari Healthshots, Minggu (16/8/2026), kopi hijau semakin populer karena potensi manfaat kesehatannya. Berbeda dengan kopi sangrai (roasted coffee) pada umumnya, kopi hijau memiliki kandungan asam klorogenat yang lebih tinggi; senyawa kimia ini dipercaya berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan berat badan. Untuk memperoleh manfaat tersebut, Anda bisa menyeduh ekstrak kopi hijau sendiri atau mengonsumsi suplemen bubuk kopi hijau. Jika tidak ingin membeli produk jadi, Anda bisa membuatnya sendiri. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat kopi hijau di rumah.
Apa itu kopi hijau?
Kopi hijau adalah biji kopi berwarna hijau yang belum disangrai. Berbeda dengan biji kopi biasa yang disangrai untuk memunculkan cita rasanya, kopi hijau dikonsumsi dalam bentuk mentah. Biji kopi yang belum disangrai ini kaya akan asam klorogenat, yaitu senyawa antioksidan yang sebagian besar akan hilang selama proses penyangraian. Senyawa ini diyakini memberikan sejumlah manfaat kesehatan, khususnya terkait penurunan berat badan dan metabolisme, sebagaimana ditemukan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Pharma Innovation.
Bagaimana cara membuat kopi hijau di rumah?
“Anda bisa membuat kopi hijau menggunakan biji kopi hijau utuh atau bubuk kopi hijau,” ujar ahli gizi Ramya B. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Biji kopi hijau
– Rendam 1-2 sendok makan biji kopi hijau dalam segelas air semalaman.
– Keesokan paginya, rebus biji kopi yang telah direndam bersama dengan air rendamannya.
– Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan mendidih perlahan (simmer) selama sekitar 10-15 menit.
– Setelah itu, saring air rebusan ke dalam cangkir dan buang biji kopinya.
– Tambahkan sedikit madu atau kayu manis untuk menambah cita rasa, jika diinginkan. Kopi hijau memiliki rasa yang ringan dan khas herbal.
2. Bubuk kopi hijau
– Panaskan secangkir air hingga mendidih.
– Ambil 1-2 sendok teh bubuk kopi hijau, lalu tuangkan air panas ke dalamnya.
– Biarkan seduhan tersebut selama sekitar 5-6 menit.
– Saring cairan ke dalam cangkir dan sajikan dengan tambahan perasa opsional seperti lemon atau madu.
Apa saja manfaat kopi hijau?
Berikut adalah beberapa potensi manfaat kopi hijau:
1. Membantu menurunkan berat badan
Kopi hijau dikenal karena kemampuannya membantu menurunkan berat badan. Hal ini terutama disebabkan oleh kandungan asam klorogenat, suatu zat yang dapat membantu mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan metabolisme. Asam klorogenat diperkirakan bekerja dengan cara menghambat penyerapan glukosa sekaligus meningkatkan laju pembakaran kalori tubuh.
2. Meningkatkan metabolisme
Biji kopi hijau mengandung asam klorogenat (CGA), zat yang dapat meningkatkan metabolisme. CGA diyakini bekerja dengan cara membatasi penyerapan glukosa sekaligus meningkatkan laju pembakaran kalori tubuh. “Hal ini dapat membuat seseorang merasa lebih berenergi dan membantu penurunan berat badan. Selain itu, CGA dapat membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga mendukung metabolisme yang sehat dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan,” jelas sang ahli.
3. Mengatur kadar gula darah
Biji kopi hijau mengandung asam klorogenat (CGA) yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah. CGA diperkirakan bekerja dengan cara membatasi penyerapan glukosa dari usus, sehingga memperlambat kenaikan kadar gula darah setelah makan. Manfaat ini sangat berguna bagi penderita diabetes maupun mereka yang berisiko mengalaminya. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, CGA dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh dapat menggunakan insulin secara lebih efektif untuk menurunkan kadar gula darah.
4. Meningkatkan kesehatan jantung
Biji kopi hijau mengandung antioksidan, seperti asam klorogenat, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Antioksidan ini dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, sebagaimana ditemukan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Advances in Experimental Medicine and Biology. Asam klorogenat dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang keduanya sangat penting bagi kesehatan jantung. Kopi hijau dapat membantu melindungi sistem kardiovaskular dengan cara mengurangi stres oksidatif dan memperbaiki profil lipid.
5. Kaya akan antioksidan
Biji kopi hijau kaya akan antioksidan, terutama asam klorogenat. “Antioksidan adalah senyawa yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat molekul berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas. Radikal bebas dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini,” ujar sang ahli. Dengan menetralkan radikal bebas, antioksidan dapat membantu menjaga kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam kopi hijau menjadikannya tambahan yang bermanfaat bagi pola makan sehat.
Efek samping kopi hijau
Kopi hijau aman untuk dikonsumsi. Namun, ada beberapa kemungkinan efek samping yang dapat timbul:
– Peningkatan detak jantung: Kopi hijau mengandung kafein yang dapat meningkatkan detak jantung dan menyebabkan palpitasi (jantung berdebar), terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.
– Masalah pencernaan: Konsumsi kopi hijau secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan perut, mual, atau diare karena tingkat keasamannya yang tinggi.
– Insomnia: Kandungan kafein dalam kopi hijau dapat mengganggu pola tidur jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau pada waktu menjelang tidur.
– Reaksi alergi: Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal-gatal, atau pembengkakan setelah mengonsumsi kopi hijau.
– Masalah kesehatan tulang: Asupan kopi hijau yang berlebihan dapat menyebabkan berkurangnya kadar kalsium dalam tubuh, yang berpotensi memengaruhi kesehatan tulang dalam jangka panjang.
– Penyerapan zat besi: Mengonsumsi kopi hijau bersamaan dengan makanan kaya zat besi dapat menghambat penyerapan zat besi ke dalam sistem tubuh. Orang yang menderita anemia defisiensi besi disarankan untuk tidak mengonsumsi kopi hijau.
– Peningkatan kecemasan: Orang yang rentan terhadap gangguan kecemasan mungkin mengalami peningkatan gejala akibat efek stimulan kafein dalam kopi hijau.
Disarankan untuk mengonsumsi kopi hijau dalam jumlah wajar guna menghindari efek-efek samping tersebut. (nano)














Facebook Comments