
Sukoharjonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengajak seluruh masyarakat berperan dalam pengawasan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo. Terlebih lagi pasca kasus penangkapan Bupati, Kepala BPKPAD serta Plt Kabag Umum oleh KPK yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Usai Rapat Paripurna di DPRD Sukoharjo, Kamis (16/8/2026), Eko Sapto mengatakan, saat ini adalah saatnya untuk muhasabah diri dan evaluasi serta intropeksi.
“Seperti yang saya sampaikan kemarin di peringatan Hari Lahir, saat nya kita kembali ke Tri Darma dan momentum ini dijadikan muhasabah diri untuk lebih baik lagi ke depannya,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.
Eko Sapto juga berpesan pada masyarakat untuk ikut berperan dalam pembangunan dan ikut mengawasi jalannya roda pemerintahan dan menggerakkan semua potensi demi terwujudnya Sukoharjo yang lebih baik.
“Terkait dengan pelayanan pada masyarakat, tidak perlu khawatir kemarin saya sudah konsolidasi dengan Sekda, Asisten, TAPD dan kepala-kepala OPD untuk melakukan mitigasi terkait dengan semua kendala yang ada dan segera dicarikan solusi. Tujuannya agar kebutuhan masyarakat utamanya soal pelayanan tidak terganggu,” tegasnya.
Karena pihaknya mengaku, penindakan hukum yang dilakukan oleh KPK di Kabupaten Sukoharjo sedikit banyak ada dampaknya.
Di satu sisi pihaknya juga menegaskan, akan tetap menjaga hubungan baik dan berharap legislatif menjadi mitra kritis bagi eksekutif sehingga chek and balance itu berjalan dengan baik.
“Bukan berarti menjalin hubungan yang baik itu konotasinya negatif, tetapi lebih pada mitra kritis pemerintah dalam mengawasi jalanya roda pemerintahan sehingga produk akhir kebijakan itu nanti untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya. (nano)













Facebook Comments