
Sukoharjonews.com – Setelah awalnya diluncurkan di China tahun lalu, Xiaomi kini membawa Buds 6 miliknya ke pasar global. Dibanderol seharga £99,99 atau Rp2,3 jutaan di Inggris dan €119,99 atau Rp2,4 jutaan di seluruh Eropa, “earbud” nirkabel baru ini menempati segmen audio kelas menengah yang sangat kompetitif.
Spesifikasi Xiaomi Buds 6
Dilansir dari Gizmochina, Selasa (2/6/2026), dari perspektif perangkat keras, Buds 6 menggunakan desain “semi-in-ear”. Ini berarti “earbud” ini bertumpu di dalam telinga tanpa menggunakan ujung silikon yang menyumbat saluran telinga, mirip dengan AirPods standar. Xiaomi menyatakan bahwa mereka telah menyempurnakan ergonomi dari model-model sebelumnya, dengan mengurangi ketebalan batang (stem) sebesar 12% dan ukuran lubang keluaran suara sebesar 11,3% guna mengurangi tekanan fisik pada telinga.
Setiap “earbud” memiliki bobot 4,4 gram, dan wadah pengisi daya (charging case) yang menyertainya tersedia dalam pilihan warna Graphite Black, Pearl White, Titan Gray, dan Nebula Purple.
Untuk urusan audio, earbud ini dilengkapi dengan “driver” dinamis tiga magnet berukuran 11mm dan diafragma berlapis emas 24 karat. Perangkat ini mendukung “codec” aptX Lossless dari Qualcomm, yang memungkinkan kecepatan transmisi hingga 2,1 Mbps pada resolusi 24-bit/48kHz untuk perangkat-perangkat yang kompatibel. Xiaomi juga bermitra dengan Tim Harman Golden Ear untuk menyusun profil penyetelan EQ (Equalizer) khusus, serta menyertakan algoritma suara adaptif yang dirancang untuk menyesuaikan frekuensi berdasarkan bentuk saluran telinga pengguna.
Buds 6 memang dilengkapi dengan fitur peredam bising aktif (Active Noise Cancellation atau ANC), yang memanfaatkan susunan tiga mikrofon untuk menyaring kebisingan latar dan menangani hembusan angin hingga kecepatan 12m/s saat melakukan panggilan telepon.
Namun, karena desain “semi-in-ear” tidak menciptakan penyumbatan fisik yang rapat, fitur ANC pada perangkat ini kemungkinan besar ditujukan untuk meredam dengungan lingkungan berfrekuensi rendah, alih-alih memberikan isolasi total layaknya yang bisa Anda dapatkan dari alternatif earbud dengan desain “closed-fit (tertutup rapat).
Earbud ini secara bawaan mendukung jaringan “Find My” milik Apple maupun “Find Hub” milik Google, menjadikannya sangat serbaguna bagi pengguna yang beroperasi di berbagai ekosistem seluler yang berbeda. Xiaomi juga telah mengintegrasikan fungsi perekaman audio mandiri (standalone); Anda dapat mengetuk casing pengisi daya sebanyak tiga kali untuk merekam percakapan langsung atau panggilan telepon secara instan, bahkan saat tutup casing sedang tertutup.
Mengenai daya tahan baterai, earbud ini menawarkan waktu pemutaran hingga enam jam dalam sekali pengisian daya, dan total 35 jam jika digunakan bersama casing-nya. Earbud ini memiliki peringkat IP54 yang memberikan ketahanan dasar terhadap air dan debu, serta mendukung fitur Bluetooth multipoint untuk terhubung ke dua perangkat secara bersamaan.
Untuk mendorong adopsi sejak awal, Xiaomi menyertakan paket bundling earbud ini dengan uji coba gratis Spotify Premium selama tiga bulan bagi pelanggan baru; penawaran ini dapat diklaim melalui aplikasi Xiaomi Earbuds hingga bulan Agustus 2026.
Pada acara tersebut, Xiaomi juga memperkenalkan seri Xiaomi 17T, Xiaomi Smart Band 10 Pro, serta speaker Bluetooth Xiaomi Sound Play. (nano)















Facebook Comments