SPMB Selesai, 6 SD Negeri di Sukoharjo Tidak Ada yang Mendaftar Sama Sekali

banner 468x60
Ilustrasi. (Foto: Pngtree)

Sukoharjonews.com – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD sudah selesai dilaksanakan di Sukoharjo. Namun, hingga SPMB selesai, ada enam Sekolah Dasar Negeri (SDN)
yang tanpa pendaftar sama sekali.

Seperti diketahui SPMB online jenjang SD gelombang pertama telah berlangsung pada 4–6 Mei 2026, dengan pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 7 Mei 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo melalui Kepala Bidang Pembinaan SD, Sulistyo Budi Wijoyo mengatakan, dari hasil pelaksanaan SPMB online gelombang pertama terdapat enam SD negeri yang tidak memiliki pendaftar sama sekali.

“Hingga SPMB online ditutup dan diumumkan, enam SDN tersebut tidak ada yang mendaftar,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Enam SDN tersebut adalah SDN Gentan 02 Kecamatan Bendosari, SDN Kwarasan 02 dan SDN Kwarasan 03 Kecamatan Grogol, SDN Pucangan 06 Kecamatan Kartasura, SDN Nguter 05 Kecamatan Nguter, dan SDN Jatisobo 03 Kecamatan Polokarto.

Secara keseluruhan jumlah pendaftar SPMB tingkat SD di Sukoharjo mencapai 5.483 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.472 peserta telah terseleksi. Menurutnya, ada selisih 11 anak karena ada pencabutan berkas.

Selain enam sekolah yang belum memiliki pendaftar, Disdikbud juga mencatat terdapat sejumlah SD negeri lain yang jumlah pendaftarnya masih sangat sedikit.

“Ada beberapa sekolah sebetulnya ada yang mendaftar sedikit, ada satu orang, bahkan ada yang tidak ada pendaftar sama sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, terdapat sekitar 16 SD negeri yang kuotanya telah terpenuhi pada gelombang pertama SPMB online.

Untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar, Disdikbud Sukoharjo kembali membuka SPMB gelombang kedua secara online mulai 8 Mei hingga 10 Juni 2026.

“Gelombang dua dibuka hari ini sampai 10 Juni 2026. Karena kemarin ada beberapa masyarakat yang ternyata belum tahu informasi terkait SPMB online, karena ini baru kali pertama,” terangnya.

Disdikbud berharap pembukaan gelombang kedua dapat meningkatkan jumlah pendaftar, khususnya di sekolah-sekolah negeri yang hingga kini masih minim peminat. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *