
Sukoharjonews.com – Apakah Anda suka makan buah naga selama musim dingin? Baca terus untuk mengetahui apakah buah naga baik untuk penderita diabetes atau tidak.
Tidakkah Anda menyukai rasa eksotis buah naga? Buah berwarna merah muda cerah ini mendapatkan namanya dari bentuknya yang mirip artichoke dan sisiknya yang runcing. Buah ini juga disebut sebagai buah kaktus dan buah pir stroberi di beberapa belahan dunia.
Dikutip dari Healthshots, Kamis (20/11/2025), rasanya manis, yang selalu menyegarkan dan buah ini paling nikmat dinikmati saat segar. Dari camilan yang sempurna hingga pelengkap mocktail Anda, buah naga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya buah yang luar biasa. Karena buahnya manis, mari kita cari tahu apakah buah naga baik untuk diabetes atau tidak!
HealthShots menghubungi Dr. Pavithra N Raj, Kepala Ahli Gizi di Rumah Sakit Manipal di Yeshwanthpur, Karnataka untuk memahami manfaat buah naga bagi penderita diabetes.
Apakah buah naga baik untuk penderita diabetes?
Buah naga termasuk dalam keluarga kaktus, juga dikenal sebagai Pitaya. Buah ini kaya akan khasiat seperti antioksidan, fitonutrien, vitamin, dan mineral. Semua itu dapat memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan Anda. Buah ini juga mengandung serat, yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda. Buah naga dianggap sebagai buah dengan indeks glikemik rendah. Indeks glikemiknya rendah, antara 48-52, sehingga mengonsumsinya dalam jumlah sedang dapat membantu mengontrol gula darah, tegas Dr. Pavithra.
“Kandungan flavonoid dan antioksidan yang tinggi pada buah naga mencegah stres oksidatif dan kerusakan pankreas, sehingga menjaga sel beta pankreas serta fungsinya. Betasianin yang terkandung dalam kulitnya telah terbukti meningkatkan resistensi insulin,” tambahnya.
Studi seperti yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One juga menemukan bahwa buah naga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan menjaga diabetes Anda tetap terkendali.
Berapa banyak buah naga yang sebaiknya dikonsumsi penderita diabetes?
Terdapat bukti dari penelitian pada hewan bahwa buah naga memiliki efek anti-diabetes dengan meregenerasi sel-sel β pankreas dan melemahkan resistensi faktor pertumbuhan fibroblas-21 (FGF-21). Faktor pertumbuhan fibroblas-21 adalah hormon yang membantu mengatur fungsi metabolisme.
Satu porsi 100 gram buah naga menyediakan 60 kalori energi. Penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 gram buah naga setiap hari. Ini akan membantu mengurangi lonjakan gula darah dan membantu penurunan berat badan. Jika dikombinasikan dengan buah-buahan lain, sekitar 50 gram buah naga dapat dikonsumsi, jelas Dr. Pavithra.
Apakah ada efek samping buah naga bagi penderita diabetes?
Penelitian umum menunjukkan tidak ada efek samping pada orang yang mengonsumsi buah naga. Namun, jika seseorang alergi terhadap buah, mereka mungkin menunjukkan gejala seperti pembengkakan lidah, iritasi, atau gatal pada lidah, jelas ahli gizi tersebut.
Buah naga juga baik untuk meningkatkan kesehatan usus. Buah naga juga kaya akan asam lemak Omega-3, menjadikannya tambahan yang bagus untuk diet sehat jantung. Manfaat buah naga tidak berhenti di situ. Karena tingginya Omega-3 dan nutrisi lainnya, buah naga juga membantu menjaga kadar kolesterol Anda dan mengurangi penyakit hati berlemak.
Resep Buah Naga
Cara terbaik mengonsumsi buah naga adalah dengan memotongnya segar dan memakannya. Namun, ada beberapa resep yang bisa Anda coba untuk memaksimalkan kenikmatan buah merah muda yang manis ini. Pakar menyarankan Anda untuk mencoba jus dan smoothie buah naga. Anda juga bisa menambahkannya dengan custard, atau membuat puding. Anda juga bisa menambahkannya ke salad yang penuh dengan mentimun, tomat, dan sayuran ramah diabetes lainnya. Jika Anda menyukai mojito dan koktail, Anda bisa menambahkannya ke minuman Anda untuk menambah rasa.
Meskipun ada beberapa cara untuk memasukkan buah naga ke dalam diet diabetes, kuncinya adalah mengonsumsi buah ini dalam jumlah sedang. (nano)















Facebook Comments