BYD Menyalip Tesla dalam Penjualan Kendaraan Listrik Global hingga Kuartal III 2025

banner 468x60
Ilustrasi Mobil BYD. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – BYD telah menyalip Tesla dalam penjualan kendaraan listrik (EV) global selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Produsen mobil China ini mengirimkan 1,61 juta kendaraan listrik baterai (BEV) dari Januari hingga September, dibandingkan dengan 1,22 juta unit Tesla. Hal ini menandai keunggulan BYD sebanyak 388.000 unit, berdasarkan data yang dirilis oleh kedua perusahaan.

Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (18/10/2025), penjualan BYD meningkat 37% year-on-year, sementara penjualan Tesla menurun 6%. Ini adalah kuartal keempat berturut-turut di mana BYD mengungguli Tesla dalam penjualan BEV global. Data tersebut menunjukkan bahwa BYD kemungkinan akan menutup tahun ini sebagai merek EV terlaris secara global.

Tesla mencatat rekor kuartal antara Juli dan September dengan 497.100 pengiriman global. Namun, Tesla masih tertinggal dari BYD, yang mengirimkan 582.500 BEV dalam periode yang sama. Kuartal yang kuat bagi Tesla terjadi ketika pelanggan di AS berbondong-bondong memanfaatkan subsidi EV federal yang berakhir pada akhir September.

Kinerja Tesla di Tiongkok juga terdongkrak dengan peluncuran Model Y L, SUV enam penumpang dengan jarak sumbu roda panjang. Model tersebut dilaporkan menerima 120.000 pesanan tak lama setelah peluncuran. Namun, Tesla terus menghadapi tekanan di Eropa dan Australia, di mana persaingan dari merek lokal dan Tiongkok semakin ketat.

Meskipun Tesla tetap menjadi produsen BEV saja, BYD terus menjual BEV dan plug-in hybrid. Strategi ini telah membantu BYD mempertahankan volume penjualan yang tinggi meskipun persaingan harga yang ketat di Tiongkok. Para analis memperkirakan BYD akan mengirimkan 2,17 juta BEV pada akhir tahun 2025, sementara Tesla diproyeksikan mencapai sekitar 1,61 juta.

CEO Tesla, Elon Musk, telah memperingatkan akan adanya “beberapa kuartal yang sulit” ke depan. Perusahaan telah mengalihkan fokus ke kendaraan otonom dan robotika, meskipun kedua bidang ini belum memberikan dampak finansial yang signifikan.

Harga jual rata-rata BYD yang lebih rendah dan portofolio produk yang luas memungkinkannya untuk merebut pangsa pasar dengan cepat. Kemampuan perusahaan untuk mempertahankan momentum di pasar internasional kemungkinan akan menentukan apakah perusahaan dapat mempertahankan keunggulannya hingga tahun 2026. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *