
Sukoharjonews.com – Konjungtivitis atau mata merah sangat menular. Gejalanya meliputi mata merah, bengkak, gatal, berat, iritasi, dan berair.
Kita semua pernah mengalami perasaan mata tertutup rapat di pagi hari. Seketika, kita tahu itu konjungtivitis. Rasa berpasir dan nyeri di mata adalah hal terburuk yang dialami di pagi hari. Kemerahan dan berair yang tak henti-hentinya hanya memperburuknya sepanjang hari. Meskipun konjungtivitis atau mata merah umum terjadi, penyakit ini juga sama menyakitkan dan sangat mengganggu.
Dikutip dari Healthshots, Jumat (8/8/2025), melihat anak Anda berjuang melawan mata merah atau konjungtivitis bisa sangat memilukan. Dan meskipun Anda mungkin ingin memeluk mereka saat mereka berusaha untuk tidak menggosok mata, tunggu dulu! Itu mungkin bukan hal terbaik yang dapat dilakukan dalam situasi ini.
Healthshots menghubungi dokter anak Dr. Neeraj Gupta untuk memahami apa itu konjungtivitis dan bagaimana Anda dapat merawat anak-anak Anda tanpa membiarkan infeksi menular.
Apa itu konjungtivitis?
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri di AS kehilangan tiga juta hari sekolah setiap tahun karena mata merah. Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva, lapisan transparan terluar mata. Penyakit ini juga dikenal sebagai flu mata atau mata merah. Mata merah, pembengkakan konjungtiva, gatal, berat, iritasi, dan berair merupakan gejala yang sering terjadi. Keluarnya cairan bernanah kekuningan dan/atau demam yang menyertainya seringkali menunjukkan infeksi bakteri. “Penyebab umum konjungtivitis adalah infeksi (virus dan bakteri), alergi, dan benda asing,” kata Dr. Gupta.
Bisakah konjungtivitis menyebar hanya dengan melihat?
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan bahwa sebagian besar jenis konjungtivitis dapat menyebar melalui kontak tangan ke mata. Konjungtivitis juga dapat menyebar melalui benda-benda yang terkontaminasi. Konjungtivitis virus juga dapat menyebar melalui droplet pernapasan. Namun, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa konjungtivitis dapat menyebar melalui pandangan.
Pengobatan rumahan untuk konjungtivitis
Ada banyak obat pereda nyeri yang dapat dikonsumsi selama gejala akut dan dilanjutkan dengan konsultasi spesialis mata. Memeriksakan mata anak Anda ke dokter memang ide yang bagus, tetapi ada beberapa langkah yang juga dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu meredakannya.
– Gunakan kompres dingin, terutama untuk mata merah yang disebabkan oleh alergi atau iritasi.
– Tempelkan waslap hangat dan lembap ke mata selama beberapa menit untuk berjaga-jaga jika ada dugaan penyebab bakteri.
– Hindari menyentuh mata.
– Sering mencuci tangan, terutama setelah mengoleskan obat ke mata.
– Kurangi waktu di depan layar dan minimalkan ketegangan pada mata.
– Gunakan cahaya redup dan lingkungan rumah yang nyaman.
– Istirahat yang cukup bagi anak yang sakit dapat mempercepat pemulihan.
– Gunakan kacamata pelindung atau kacamata hitam saat keluar rumah.
– Penanganan alergi jangka panjang yang tepat di bawah bimbingan ahli.
– Gejala hidung atau gejala lain yang menyertai harus ditangani dengan tepat.
Apa yang harus dilakukan ketika anak Anda terkena konjungtivitis? Ketika memikirkan konjungtivitis, kita langsung khawatir betapa mudahnya penularannya! Jatuh sakit saat merawat anak yang sakit mungkin bukan cara terbaik, bukan? Jadi, selain meminta anak-anak untuk tidak menggosok mata, ada banyak langkah praktis yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya.
1. Ganti sarung bantal dan seprai setiap hari: Bakteri menyebar dengan sangat mudah melalui sarung bantal dan seprai. Menggantinya setiap hari akan memastikan Anda tidak bersentuhan dengan bakteri ini.
2. Gunakan handuk bersih setiap hari: Handuk, terutama handuk wajah, sangat dekat dengan mata kita dan sebaiknya diganti setiap hari untuk menghindari infeksi.
Cuci tangan Anda sesering mungkin, terutama setelah menyentuh mata yang sakit: Jadi, baik Anda mencegah anak-anak menyentuh mata mereka atau meneteskan obat tetes mata untuk mereka, mencuci tangan adalah suatu keharusan.
3. Cuci tangan setelah menyentuh barang-barang pribadi: Saat membersihkan rumah, pastikan Anda mencuci tangan setelah menyentuh barang-barang pribadi anak Anda seperti selimut dan handuk. Kebersihan tangan yang baik dan benar sangatlah penting. Anak-anak kecil sering menggunakan barang-barang ini untuk membersihkan mata atau tangan mereka, sehingga dapat menyebarkan infeksi.
4. Buang tisu dengan benar: Menyeka kotoran mata bisa sangat umum terjadi pada konjungtivitis. Meskipun Anda mungkin menggunakan tisu mata untuk hal yang sama, penting untuk membuangnya dengan hati-hati.
5. Hindari menyentuh wajah: Sebesar apa pun keinginan Anda, sangat penting untuk menghindari menyentuh wajah, terutama mata. Ini adalah cara terbaik dan termudah untuk mencegah konjungtivitis menular dari anak Anda kepada Anda. (nano)



Facebook Comments