Tak Berkategori  

Layanan Makkah Route Embarkasi Solo Tahun Ini Lebih Nyaman dan Ramah Jemaah, Begini Kata Kemenag

banner 468x60
Dirbina Kemenag, Musta’in Ahmad saat menyapa jemaah. (Foto: Dok Kemenag)

Sukoharjonews.com (Boyolali) – Layanan Makkah Route di Embarkasi Solo mendapat apresiasi Kementerian Agama (Kemenag). Apreisasi tersebut disampaikan oleh Direktur Bina Haji (Dirbina) Kemenag, Musta’in Ahmad saat meninjau layanan fast track Makkah Route di embarkasi Solo (SOC).

Musta’in Ahmad, yang juga pernah mengawal implementasi perdana Makkah Route di embarkasi SOC pada 2024 saat menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, mengungkapkan kegembiraannya melihat peningkatan signifikan dalam layanan tahun ini.

“Saya merasakan betul perbedaannya. Dulu, layanan Makkah Route kita tempatkan di Gedung Pelatihan Tenaga Kerja di sebelah bandara. Sekarang, alhamdulillah, kita bisa memanfaatkan fasilitas yang jauh lebih baik di Terminal Internasional,” ujar Musta’in, dikutip dari laman Kemenag, Kamis (15/5/2025).

Perubahan lokasi ini membawa berbagai kemudahan bagi para jemaah haji, terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Musta’in menjelaskan, “Setelah proses imigrasi oleh petugas dari KSA selesai, para jemaah kita langsung bisa naik ke pesawat melalui garbarata. Ini jelas jauh lebih nyaman dan aman dibandingkan tahun lalu yang masih menggunakan tangga pesawat.”

Perbaikan ini, lanjut Musta’in, merupakan hasil evaluasi menyeluruh atas layanan yang diberikan, termasuk masukan dari pihak Bandara Adi Soemarno melalui Angkasa Pura. “Kita terus berupaya memberikan yang terbaik bagi tamu-tamu Allah. Fasilitas garbarata ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen itu,” imbuhnya.

Setelah menyelesaikan proses keimigrasian di embarkasi, para jemaah haji diberangkatkan menuju pesawat menggunakan bus yang telah disiapkan dan disegel oleh petugas. Hal ini memastikan bahwa jemaah yang berangkat sesuai dengan manifes dan dalam kondisi steril.

Setibanya di bandara, bus langsung menuju pintu keberangkatan yang lokasinya berdekatan dengan ruang tunggu Makkah Route. Di area ini, berbagai fasilitas telah disiapkan, termasuk petugas bandara dan petugas maskapai Garuda Indonesia yang selalu siap membantu. Lift khusus bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus, serta eskalator, juga tersedia untuk memudahkan akses menuju ruang tunggu di lantai 1 (satu).

Ruang tunggu Makkah Route tahun ini tampak luas dan sejuk, mampu menampung hingga kurang lebih 700 jemaah atau setara dengan dua kloter sekaligus. Dispenser air mineral tersedia di setiap sudut ruangan, dan fasilitas toilet serta ruang sholat yang luas menambah kenyamanan para calon tamu Allah.

Proses layanan Makkah Route sendiri berjalan efisien. Setelah dipanggil berdasarkan nomor urut pemberangkatan oleh petugas Maskapai, setiap jemaah dilayani dalam waktu 2 (dua) hingga maksimal 3 (tiga) menit. “Bagi jemaah yang pernah melaksanakan umrah dan datanya sudah terekam, prosesnya bahkan bisa lebih cepat, hanya sekitar satu menit,” jelas Musta’in.

“Saya memastikan langsung bahwa semua berjalan dengan baik,” tegas Musta’in.

Musta’in juga menyinggung peran penting embarkasi SOC yang melayani sekitar 34 ribu calon jemaah haji dari Jawa Tengah dan Yogyakarta. “Kita semua di sini sedang menjalankan amanah yang mulia, menjadi bagian dari pelayanan dan penyambutan tamu-tamu Allah. Jika ada kesulitan yang dihadapi jemaah, itu adalah tugas kita untuk membantu dan meringankan beban mereka, agar sejak awal mereka sudah merasa bahagia,” tambahnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *