Tak Berkategori  

LG Memecahkan Kode Terakhir ‘Dream OLED’ dengan Produksi Massal Panel Berpendar Biru

banner 468x60
LG Display. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – LG Display baru saja berhasil mewujudkan sesuatu yang telah diupayakan oleh industri layar selama bertahun-tahun. Perusahaan ini merupakan perusahaan pertama yang memproduksi panel OLED berpendar biru secara massal. Itu merupakan hal yang penting karena warna biru selalu menjadi bagian yang hilang dalam apa yang dijuluki sebagai “OLED impian”, layar yang menggunakan pendar hemat energi untuk warna merah, hijau, dan biru.

LG Display menghadirkan PHOLED biru untuk produksi massal dengan daya yang 15% lebih rendah. Terobosan ini mengikuti pengembangan selama delapan bulan dengan Universal Display Corporation (UDC), dan panel baru tersebut akan memulai debut publiknya di SID Display Week 2025 di San Jose.

Menariknya, banyak yang memperkirakan Samsung akan menjadi yang pertama memecahkan pendar biru dan memasarkannya di perangkat lipat mendatang seperti Galaxy Z Fold 7 atau Flip 7. Namun, LG-lah yang lebih dulu melakukannya.

Inilah mengapa ini penting. Sementara material berpendar merah dan hijau telah ada selama bertahun-tahun dan digunakan dalam layar OLED masa kini karena efisiensinya yang tinggi dan konsumsi daya yang rendah, biru telah menjadi masalah yang terus-menerus.

Cahaya biru memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dan energi yang lebih tinggi, yang membuatnya jauh lebih sulit untuk dikelola. Panel OLED yang ada mengandalkan fluoresensi biru, yang lebih stabil tetapi sangat tidak efisien, dengan efisiensi emisi cahaya hanya 25%.

Pendekatan baru LG adalah struktur “tumpukan ganda tandem” hibrida. Lapisan bawah masih menggunakan fluoresensi biru untuk daya tahan, tetapi sekarang dipasangkan dengan lapisan berpendar biru di atasnya. Desain ini memangkas konsumsi daya sekitar 15 persen tanpa mengorbankan stabilitas atau masa pakai. Dalam dunia ponsel pintar, tablet, dan gadget bertenaga AI yang haus baterai, itu tidak hanya mengesankan, tetapi juga penting.

Kemajuan ini sangat bergantung pada teknologi PHOLED UDC, yang dibangun di sekitar senyawa organologam yang mengandung logam berat seperti iridium. Bahan-bahan ini memungkinkan panel untuk menggunakan eksiton singlet dan triplet, yang berarti mereka mengekstraksi lebih banyak cahaya dari jumlah energi yang sama, dengan efisiensi mendekati 100 persen.

Manfaatnya lebih dari sekadar penggunaan daya yang lebih rendah. Panel baru ini dapat memungkinkan layar yang lebih terang, baterai yang lebih tahan lama, dan perangkat yang berpotensi lebih tipis. LG mengatakan teknologi ini ditujukan untuk layar kecil dan sedang, yang berarti ponsel pintar dan tablet untuk saat ini, tetapi ada potensi yang jelas untuk perangkat yang dapat dikenakan, yang dapat dilipat, PC AI, dan bahkan headset AR atau VR.

OLED berpendar biru telah menjadi tantangan tersulit dalam teknologi layar. Sekarang, dengan solusi LG, OLED impian bukan lagi sekadar konsep. Itu nyata, dan akan segera hadir. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *