Tak Berkategori  

Kenali Makanan yang Tepat bagi Pengidap Gangguan Tiroid

banner 468x60
Tiroid .(Foto:Diary Bunda)

Sukoharjonews.com – Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur hampir seluruh aktivitas metabolisme tubuh melalui hormon yang dihasilkannya. Kelenjar ini merupakan bagian dari sistem endokrin, dan apabila produksi hormon tiroid berlebihan atau justru kurang, kondisi tersebut dikategorikan sebagai gangguan tiroid.


Menurut British Thyroid Foundation, Kamis (17/4/2025), gangguan pada kelenjar tiroid bisa bermacam-macam, mulai dari gondok ringan yang tidak berbahaya hingga kondisi serius. Yang paling umum terjadi adalah ketidakseimbangan produksi hormon tiroid. Bila hormon tiroid diproduksi secara berlebihan, kondisi ini disebut hipertiroidisme, sedangkan jika produksinya terlalu sedikit disebut hipotiroidisme.

Berikut beberapa jenis makanan dan nutrisi yang baik untuk penderita gangguan tiroid:

Kalsium
Beberapa makanan dan suplemen tinggi kalsium dapat menghambat penyerapan obat levothyroxine, yang biasa dikonsumsi oleh penderita gangguan tiroid. Maka dari itu, disarankan mengonsumsi suplemen kalsium dengan jeda waktu minimal empat jam dari waktu konsumsi obat, agar tidak mengganggu kadar tiroksin dalam darah.


Vitamin D
Vitamin D berfungsi penting dalam penyerapan kalsium dan fosfat yang berguna untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot. Beberapa riset menunjukkan bahwa rendahnya kadar vitamin D bisa berhubungan dengan gangguan tiroid, meskipun belum ditemukan bukti kuat mengenai hubungan langsungnya. Vitamin D bisa didapat dari sinar matahari pagi atau dari suplemen jika paparan sinar matahari tidak mencukupi.

Yoghurt
Yoghurt merupakan sumber yodium yang baik selain rumput laut. Baik yoghurt biasa, rendah lemak, maupun Greek yoghurt dapat memenuhi sekitar 50% kebutuhan yodium harian. Selain yoghurt, ikan juga merupakan sumber yodium yang sangat baik bagi tubuh.

Kacang Brazil
Kacang Brazil mengandung selenium, mineral penting yang mendukung fungsi hormon tiroid dan membantu mencegah kerusakan pada kelenjar tersebut, khususnya pada penderita penyakit Hashimoto dan Graves. Namun, konsumsi harus dibatasi karena satu butir kacang Brazil mengandung sekitar 68–92 mikrogram selenium, sementara batas konsumsi harian maksimal adalah 400 mikrogram. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti kerontokan rambut, perubahan warna kuku, gangguan jantung, hingga bau napas tidak sedap.(patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *