Tak Berkategori  

Huawei Tengah Menggarap Penerus Ponsel Lipat Tiganya: Bisa Jadi Menggunakan Kirin 9020

banner 468x60
Ponsel lipat tiga, Huawei Mate XT. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Huawei tampaknya kembali mendorong batas-batas inovasi ponsel lipat. Setelah meluncurkan ponsel lipat tiga pertama di dunia, Huawei Mate XT (ulasan kami), tahun lalu, perusahaan tersebut dilaporkan tengah mempersiapkan penerusnya. Menurut bocoran terbaru, perangkat baru ini dapat diluncurkan akhir tahun ini, dengan fitur internal yang ditingkatkan, termasuk chipset Kirin 9020 yang tangguh.

Dikutip dari Gizmochina, Minggu (5/1/2025), Mate XT, yang diluncurkan pada 10 September tahun lalu, menggemparkan industri sebagai ponsel lipat tiga pertama yang tersedia secara komersial. Ponsel ini memamerkan kemampuan Huawei untuk mengatasi tantangan signifikan dalam desain, rekayasa, dan manufaktur meskipun ada rintangan yang ditimbulkan oleh sanksi perdagangan AS. Kini, perusahaan tersebut tampaknya siap untuk menindaklanjuti pencapaian ini dengan Mate XT generasi kedua, sebagaimana dilaporkan oleh informan Fixed Focus Digital di Weibo.

Model baru ini diharapkan mempertahankan bentuk lipat tiga sambil meningkatkan kinerja dan fungsionalitasnya. Hal yang menonjol dari perangkat yang akan datang ini adalah peningkatan chipsetnya ke Kirin 9020, yang menjanjikan peningkatan kinerja multi-inti berkat kluster 12-inti dengan hyperthreading.

Sementara Kirin 9020 mendukung seri Mate 70 terbaru Huawei, pengembangannya dibatasi oleh kurangnya mesin litografi EUV yang canggih. Akibatnya, Huawei mengandalkan peralatan DUV SMIC, yang membatasi chipset pada proses 7nm. Meskipun hal ini menghambat potensi kinerja penerus Mate XT, Huawei telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa dalam menavigasi batasan ini.

Desain inovatif Mate XT, yang berubah dari ponsel kompak berukuran 6,4 inci menjadi tablet berukuran 10,2 inci yang luas, tidak mungkin mengalami perubahan drastis. Mencapai mekanisme pelipatan yang hampir sempurna ini membutuhkan waktu pengembangan selama bertahun-tahun, dan Huawei kemungkinan akan menyempurnakan daripada menciptakan kembali desain pada model tahun ini.

Apa lagi yang diharapkan?
Meskipun detail spesifik tentang penerus Mate XT masih langka, ada spekulasi tentang peningkatan penting. Layar mungkin mengalami peningkatan daya tahan untuk mengatasi salah satu aspek paling penting dari perangkat yang dapat dilipat. Selain itu, Huawei dapat memperkenalkan baterai yang lebih besar untuk mendukung perangkat keras baru dan fungsionalitas yang diperluas.

Sebagai pelopor ponsel pintar lipat tiga, Huawei telah menetapkan standar tinggi untuk segmen yang sedang berkembang ini. Penerus Mate XT dapat semakin memperkuat posisi Huawei sebagai pemimpin dalam teknologi yang dapat dilipat, bahkan saat para pesaing berupaya mengejar ketinggalan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *