
Sukoharjonews.com – Hilangnya suara, atau disfonia, sering kali disebabkan oleh gangguan pada pita suara. Penyebabnya beragam, mulai dari laringitis akut akibat infeksi virus, penggunaan suara yang berlebihan, hingga masalah serius seperti kelumpuhan pita suara atau tumor laring.
Dikutip dari Cleveland Clinic Journal of Medicine dan American Academy of Family Physicians, Sabtu (30/11/2024) Kondisi ini biasanya ditandai dengan suara serak, lemah, atau bahkan tidak bisa berbicara sama sekali. Gejala ini bisa diperparah oleh faktor eksternal seperti merokok, paparan zat iritan, atau refluks asam lambung.
Cara Penyembuhan:
1. Istirahat Suara: Hindari berbicara atau berteriak berlebihan untuk memberi waktu pada pita suara untuk pulih.
2. Hidrasi: Minum air putih dalam jumlah cukup untuk menjaga kelembapan pita suara.
3. Terapi Suara: Disarankan bagi penderita dengan gangguan kronis atau otot pita suara yang tegang. Terapi ini melibatkan latihan bersama ahli patologi bicara untuk memperbaiki cara penggunaan suara.
4. Pengobatan Medis: Jika disebabkan oleh laringitis akibat refluks, obat antirefluks seperti proton pump inhibitors dapat membantu. Namun, penggunaan obat seperti kortikosteroid atau antibiotik harus berdasarkan diagnosis dokter karena risiko efek samping dan ketidakefektifan pada kasus tertentu.
5. Laringoskopi: Pemeriksaan visual pita suara penting jika gejala berlanjut lebih dari tiga bulan atau disertai kondisi lain seperti nyeri saat menelan atau adanya massa di leher.
Pencegahan:
Hindari faktor risiko seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan paparan zat iritan. Menjaga kesehatan suara dengan latihan pernapasan dan teknik berbicara yang baik juga sangat dianjurkan. (mg-02/nano)



Facebook Comments