Tak Berkategori  

Kalian Masih Muda Sudah Terkena Anemia? Simak Berikut Penjelasannya

banner 468x60
Penyebab anemia pada remaja.(Foto:medco)

Sukoharjonews.com -Remaja merupakan salah satu kelompok usia yang rentan terkena anemia. Penyebab anemia pada remaja umumnya adalah kekurangan asupan zat besi. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bergizi, seperti daging merah, telur, dan kacang merah.


Dilansir dari Alodokter, Selasa (30/7/2024), anemia atau kurang darah adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh rendah. Kondisi ini sebenarnya dapat dialami siapa saja. Namun, pada remaja, khususnya remaja perempuan, memiliki risiko lebih tinggi terkena anemia.

Anemia pada remaja bisa terjadi ketika tidak tercukupinya kebutuhan nutrisi tertentu di tengah pertumbuhan yang pesat dan dimulainya periode menstruasi. Berbagai kondisi medis yang memengaruhi sel darah merah juga bisa menjadi penyebabnya.

Remaja yang mengalami anemia akan menunjukkan gejala, seperti kulit dan bibir pucat, sakit kepala, serta mudah lelah. Sementara itu, pada kasus anemia berat, gejala yang muncul bisa berupa sesak napas, detak jantung cepat, serta bengkak di kaki dan tangan.

Penyebab Anemia pada Remaja
Ada berbagai penyebab anemia pada remaja yang perlu diketahui, yaitu:

1. Rendahnya asupan zat besi
Jenis anemia yang paling sering dialami remaja adalah anemia defisiensi besi. Kondisi ini bisa terjadi saat remaja kekurangan zat besi dalam tubuh. Padahal, zat besi bermanfaat untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang mengikat oksigen.


2. Kekurangan vitamin B12 dan folat
Anemia pada remaja juga dapat disebabkan oleh kekurangan asupan vitamin B12 dan folat. Kedua nutrisi ini sangat dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan sel darah merah.

3. Perdarahan
Penyebab anemia pada remaja lainnya adalah kehilangan sel darah merah akibat perdarahan, biasanya pada remaja perempuan yang memiliki periode menstruasi panjang dan tidak diiringi dengan konsumsi nutrisi yang cukup.

Selain itu, konsumsi obat antiradang nonsteroid (NSAID) dalam jangka panjang, pascatrauma, pascaoperasi, demam berdarah, dan wasir yang parah, juga mungkin menimbulkan perdarahan yang menjadi penyebab anemia pada remaja.


4. Kelainan bentuk sel darah merah
Kelainan bentuk sel darah merah juga bisa menyebabkan anemia pada remaja. Salah satu jenis anemia yang diakibatkan bentuk sel darah merah abnormal adalah anemia sel sabit. Kondisi ini terjadi karena faktor genetik, yaitu ketika bentuk sel darah merah yang seharusnya bulat menjadi seperti bulan sabit.

Bentuk sel darah merah yang menyerupai huruf C ini membuat sel darah rentan tersangkut di pembuluh darah dan menyebabkan peradangan, sehingga bisa menimbulkan kerusakan jaringan, bahkan pembekuan darah yang berbahaya

5. Penyakit tertentu
Beberapa penyakit kronis dan infeksi juga bisa memicu anemia pada remaja. Ini karena jenis penyakit tersebut bisa merusak atau menyebabkan produksi sel darah merah berkurang.

Beberapa jenis penyakit autoimun, seperti lupus, rheumatoid artritis, dan sindrom Sjogren, juga sering dikaitkan sebagai penyebab anemia karena diduga bisa membuat sistem imun justru menghancurkan sel darah merah sehingga jumlahnya berkurang.(patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *