Ragam  

Vaksinasi Booster Sukoharjo Diberikan Bertahap, Hingga 28 Januari Capai 16.023 Orang

Pemberian vaksin booster untuk lansia di Kabupaten Sukoharjo.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Program vaksinasi corona untuk masyarakat terus diberikan oleh Pemkab Sukoharjo. Baik vaksin dosis 1 dan dosis 2 untuk usia 12 tahun keatas, vaksin anak, serta vaksin booster. Khusus vaksin booster, hingga 28 Januari 2022, capaiannya 16.023 orang (2,23%). Jenis vaksin booster yang diberikan terdiri dari vaksin Moderna, Pfizer, dan juga Astrazeneca.




“Vaksinasi terus dilakukan, baik yang dosis 1 dan 2 untuk usia 12 tahun keatas, vaksin anak, dan juga vaksin booster,” terang jelas Jubir Satgas Penanganan Corona Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (30/1/2022).

Dikatakan Yunia, pada awal pelaksnaaan vaksin booster, jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Moderna. Sasaran vaksin booster sendiri diprioritaskan untuk lanjut usia dan warga yang mengalami gangguan kekebalan tubuh. Meski begitu, masyarakat umum juga diberikan secara bertahap.

Untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun, lanjut Yunia, hingga 28 Januari 2022 tercatat sudah mencapai 67.607 anak (84,04%) dari target 80.447 anak untuk dosis 1. Sedangkan untuk dosis 2, mencapai 6% atau sejumlah 4.827 anak.

Sedangkan untuk capaian vaksinasi masyarakat umum usia 12 tahun ke atas mencapai 78,88% (567.731 orang) untuk dosis 1 dan 73,12% (526.281 orang) untuk dosis 2. Khusus untuk lansia, vaksinasi untuk dosis 1 mencapai 74,96% (75.693 orang) dan untuk dosis 2 mencapai 67,86% (68.518 orang).

“Percepatan vaksinasi anak terus dilakukan agar target sasaran segera tercapai. Setiap hari ada vaksinasi corona, baik untuk anak usia 6-11 tahun maupun usia 12 tahun keatas,” tambah Yunia.

Disisi lain, untuk kasus corona di Kabupaten Sukoharjo sendiri mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Hingga 28 Januari 2022, akumulasi kasus sudah mencapai 15.305 kasus. Terdiri dari 13.882 kasus sembuh atau selesai isoman, 1.383 kasus meninggal, dan 40 kasus aktif. Dari 40 kasus aktif tersebut, terdiri dari 29 kasus menjalani isolasi mandiri dan 11 kasus rawat inap di rumah sakit.

Yunia mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, potensi penularan virus corona masih ada. Bahkan, kasus corona varian Omicron terdeteksi sudah masuk di Sukoharjo meski kasusnya sudah sembuh dan tidak terjadi transmisi lokal. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *