
Sukoharjonews.com – Samsung telah memperbarui jajaran TV-nya untuk tahun 2026, menghadirkan pembaruan pada jajaran OLED dan seri The Frame. Perubahan tersebut berfokus pada kualitas tampilan, dukungan game, desain, dan fitur perangkat lunak yang lebih cerdas di berbagai segmen harga.
Dikutip dari Gizmochina, Minggu (19/4/2026), jajaran OLED mencakup tiga seri: S95H, S90H, dan S85H, dengan ukuran hingga 83 inci. S95H menonjol dengan desain FloatLayer baru yang menggunakan bezel logam dan menempel rata di dinding, memberikan tampilan yang bersih dan mengambang saat dipasang.
Samsung telah memperluas integrasi Art Store di seluruh model ini. Ini mencakup lebih dari 5.000 karya seni dari lebih dari 800 seniman, dengan koleksi dari Museum of Modern Art, Art Institute of Chicago, dan Art Basel. Terdapat juga fitur Art Store Streams yang berganti-ganti menampilkan 30 karya seni setiap bulannya.
Dari segi tampilan, S95H dan S90H menggunakan teknologi Glare Free untuk mengurangi pantulan. S95H mendukung OLED HDR Pro, sedangkan S90H menggunakan OLED HDR+ untuk meningkatkan kecerahan dan kontras.
Ketiga seri ini berjalan pada Prosesor NQ4 AI Gen3. Ini mendukung fitur-fitur seperti 4K AI Upscaling Pro, Auto HDR Remastering, Color Booster Pro, dan AI Motion Enhancer Pro. Terdapat juga Mode Kustomisasi AI yang menyesuaikan pengaturan gambar berdasarkan apa yang Anda tonton.
Untuk game, Samsung mendorong kecepatan refresh yang lebih tinggi dan kompatibilitas. TV ini mendukung Motion Xcelerator hingga 165Hz, bersama dengan NVIDIA G-SYNC Compatible dan AMD FreeSync Premium Pro. Fitur audio termasuk Dolby Atmos, Object Tracking Sound+, Adaptive Sound Pro, Active Voice Amplifier Pro, dan Q-Symphony untuk dipasangkan dengan speaker Samsung.
TV ini juga menyertakan Vision AI Companion, yang mendukung fitur suara dan percakapan melalui Bixby, Microsoft Copilot, dan Perplexity AI.
Seri Frame berfokus pada desain dan fleksibilitas
Jajaran Frame juga telah diperbarui dengan The Frame Pro dan The Frame standar. The Frame Pro menggunakan panel Neo QLED 4K, yang meningkatkan kecerahan, kontras, dan tingkat hitam dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Salah satu perubahan utama adalah Wireless One Connect Box, yang memungkinkan Anda menempatkan perangkat yang terhubung hingga 30 kaki jauhnya. Model standar mempertahankan port bawaan tetapi menambahkan Slim Fit Wall Mount dan penahan belakang untuk memudahkan akses kabel.
Kedua model menyertakan teknologi Glare Free dan mendukung Motion Xcelerator hingga 144Hz. Dengan DLG, kecepatan refresh dapat mencapai 240Hz saat terhubung ke PC yang kompatibel.
Fitur seni tetap menjadi pusat perhatian di sini. TV ini mendukung pustaka Art Store yang sama dan menggunakan ArtfulColor yang divalidasi Pantone untuk reproduksi warna yang akurat. Pembeli dapat memilih dari opsi bezel seperti Modern Brown, Modern Teak, Modern White, dan Sand Gold Metal, bersama dengan bingkai pihak ketiga.
Fitur audio dan AI termasuk Dolby Atmos, Q-Symphony, AI Sound Controller Pro, dan AI Soccer Mode.
Perangkat lunak dan ketersediaan
Semua model berjalan pada One UI Tizen OS, yang menurut Samsung akan mendapatkan pembaruan hingga tujuh tahun. Platform ini mencakup Samsung TV Plus dengan lebih dari 2.700 opsi streaming dan Samsung Gaming Hub untuk cloud gaming.
Dalam hal harga, S95H dimulai dari USD2.499,99 atau Rp42,8 jutaan dan naik hingga USD6.499,99 atau Rp111,3 jutaan. Harga S90H berkisar antara USD1.399,99 hingga USD5.299,99 atau Rp23,9 jutaan hingga Rp90,8 jutaan, sedangkan S85H dimulai dari USD1.199,99 atau Rp20,5 jutaan. The Frame Pro dibanderol antara USD1.999,99 dan USD3.999,99 atau Rp34,2 jutaan dan Rp68,5 jutaan.
Harga untuk model The Frame standar belum diumumkan. Model OLED sudah tersedia, sementara The Frame Pro sudah mulai dijual, dan model standar akan hadir kemudian. (nano)















Facebook Comments