
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Sebanyak 38.158 Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap 1 sudah dicairkan sebelum Lebaran Lalu. Namun, belum semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengambil BST tersebut. Bahkan, masyarakat penerima yang belum mengambil BST mencapai ribuan. Belum diketahui persis penyebab belum diambilnya BST tersebut.
“Khusus yang menjadi tanggungan Kantor Pos Sukoharjo, masih ada sekitar 2.008 BST yang belum diambil oleh masyarakat saat pencairan,” jelas Kepala Kantor Pos Sukoharjo, Tati Nurhayati, Selasa (26/5/2020).
Dikatakan Tati, BST tahap 1 untuk Sukoharjo yang sudah dicairkan sebanyak 38.158 dimana penerima mendapatkan Rp600 ribu. Namun, Kantor Pos Sukoharjo hanya menyalurkan 31.508 BST di 10 kecamatan. Khusus untuk Kartasura dan Mojolaban sebanyak 6.650 BST disalurkan oleh Kantor Pos Solo. Saat pencairan sebelum Lebaran lalu, BST yang tersalurkan baru mencapai 29.500 sehingga masih 2.008 BST yang belum tersalurkan.
“Masyarakat masih kami beri kesempatan untuk mengambil BST di Kantor Pos Sukoharjo hingga 31 Mei mendatang,” ujar Tati.
Disinggung soal penyebab BST belum diambil penerima, Tati mengaku tidak mengetahuinya secara persis. Yang jelas, saat pencairan di balai desa masing-masing, masyarakat yang tercatat sebagai penerima banyak yang tidak datang untuk mengambil. Tati juga mengatakan, saat pengambilan BST di Kantor Pos tidak harus datang sendiri karena bisa diwakilkan.
Dikatakan Tati, pengambilan BST di Kantor Pos bisa diwakili oleh keluarganya yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK). Tati mencontohkan, ketika nama yang tercantum sebagai penerima masih merantau, BST bisa diambil istri atau suami yang yang tercantum dalam KK. Saat mengambil, yang bersangkutan tinggal membawa KTP dan KK asli untuk verifikasi.
“Jika data sesuai, BST bisa diambil, kalau tidak sesuai, pasti kami tolak,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin mengatakan, untuk BST tahap 2 diperkirakan akan cair akhir bulan ini oleh Kantor Pos. “Informasinya akan dicairkan sebelum Juni, yang akhir bulan ini berarti,” ujarnya. (erlano putra)


Facebook Comments