iQOO Z11S Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, Layar AMOLED 6,83 Inci 144Hz, dan Chipset Dimensity 7500

banner 468x60
iQOO Z11S. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – iQOO baru saja merilis ponsel kelas menengah baru yang mengutamakan satu hal: daya tahan baterai yang sangat awet. Z11S adalah ponsel pertama perusahaan yang dibekali baterai berkapasitas masif 10.000mAh. Perusahaan bekerja sama dengan CATL untuk mengembangkan paket baterai dengan kepadatan energi tinggi ini. Baterai ini menggunakan teknologi semi-padat generasi kedua dan metode yang mereka sebut “Magic Cube Packaging 2.0” untuk memuat kapasitas sebesar itu ke dalam perangkat.

Dilansir dari Gizmochina, Sabtu 922/8/2026), ponsel ini memiliki ketebalan 8,59mm dan berat 225 gram. Bobotnya hanya lebih berat 11 gram dibandingkan Galaxy S26 Ultra, padahal kapasitas baterainya tepat dua kali lipat lebih besar. Pengisian dayanya menggunakan kabel dengan daya 44W. Ini bukan yang tercepat di pasaran, dan mengisi penuh baterai sebesar itu akan memakan waktu cukup lama. Namun, setelah penuh, ponsel ini diperkirakan mampu bertahan lebih dari dua hari bagi kebanyakan pengguna.

Di dalamnya terdapat chip octa-core MediaTek Dimensity 7500 yang dibuat menggunakan proses N4P TSMC. Chip ini menggunakan core C1 terbaru dari ARM. Menurut iQOO, Z11S mencatatkan skor sekitar 1,31 juta pada AnTuTu V11 dan menawarkan peningkatan performa single-core sebesar 24%. Mereka juga menjanjikan pengalaman penggunaan yang lancar hingga lima tahun ke depan.

Layarnya merupakan panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 2800 × 1260, warna 10-bit, gamut P3, tingkat kecerahan layar penuh hingga 2000 nit, serta refresh rate 144Hz yang mulus. Layar ini mencakup 94,47% bagian depan perangkat dan dilengkapi fitur DC dimming pada tingkat kecerahan penuh agar lebih nyaman di mata. Pilihan warna yang tersedia adalah Snow White, Dark Rock Black, dan Floating Light.

Bagian belakang ponsel ini ternyata lebih menarik daripada kesan awalnya. Cincin mengilap yang melingkari modul kamera berbentuk persegi dengan sudut membulat itu ternyata terbuat dari logam, yang seharusnya memberikan perlindungan ekstra bagi perangkat keras kamera jika ponsel terjatuh.

Namun, sistem kameranya sendiri agak mengecewakan. Foto produk resmi memperlihatkan dua lensa di bagian belakang dengan jelas; salah satunya memuat sensor kendali jarak jauh (remote control) inframerah. Lensa lainnya adalah kamera belakang 50MP dengan bukaan f/1.8. Di bagian depan, terdapat kamera 8MP dengan fitur autofocus. Meski demikian, contoh foto resmi memberikan kesan yang cukup baik mengenai kemampuan kamera utamanya.

Pada dasarnya, ponsel ini dirancang bagi mereka yang menginginkan perangkat dengan performa kelas menengah yang memadai dan daya tahan baterai yang awet hingga melewati sore hari.

Berikut adalah rincian harganya:

– 8GB + 128GB: ¥1.999 atau Rp5,2 jutaan
– 8GB + 256GB: ¥2.199 atau Rp5,8 jutaan
– 12GB + 256GB: ¥2.499 atau Rp6,6 jutaan
– 12GB + 512GB: ¥2.899 atau Rp7,6 jutaan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *