Ternyata Ini Alasan Polri Lacak Aliran Dana Khilafatul Muslimin

Konvoi khilafah di Jakarta yang berujung penangkapan sejumlah pimpinan Khilafatul Muslimin. (Foto: Humas Polri)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Pengungkapan dan penangkapan sejumlah pimpinan Khilafatul Muslimin tengah dilakukan Polri. Bahkan, beberapa pimpinan ditetapkan sebagai tersangka. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri juga melakukan pelacakan aliran dana Khilafatul Muslimin. Polri sendiri menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).


“Saat ini masih didalami, karena Polri tidak bisa bekerja sendiri ketika menyangkut masalah aliran dana. Kita harus bekerja sama dengan PPATK,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Markas Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dikutip dari laman Humas Polri, Sabtu (11/6/2022).

Dedi mengatakan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya Densus 88 Antiteror Polri untuk mendapatkan data terlengkap.

“Dan juga kita akan bekerja sama dengan berbagai macam stakeholder terkait lainnya yang bisa betul-betul melacak dana tersebut dari mana,” katanya.

“Tentunya tim dari Densus pun karena memiliki database yang sangat kuat, juga pasti akan mendalaminya,” tambah Dedi.

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan pihaknya masih mendalami dana operasional organisasi Khilafatul Muslimin. Dia mengatakan, uang operasional Khilafatul Muslimin cukup besar.

“Uang operasionalnya cukup besar. Ini pertanyaan besar yang harus kita jawab jadi proses penyelidikannya lanjut,” ujar Hengki.

Hengki mengatakan, pihaknya bukan hanya menyelidiki Khilafatul Muslimin soal konvoi ‘Kebangkitan Khilafah’ saja. Dia menyebut polisi masih mendalami pidana lain soal Khilafatul Muslimin ini.

“Jadi tidak di sini saja, nanti akan secara bertahap perkembangan penyidikan akan kita umumkan kepada masyarakat,” ujarnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.