Setelah Dirasionalisasi, KPU Ajukan Rp28 Miliar Untuk Pilkada 2020

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo mulai melakukan persiapan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Saat ini, KPU masih menyusun kebutuhan anggaran yang akan diajukan ke Pemkab Sukoharjo. Awalnya, KPU mengajukan anggaran Rp24 miliar untuk Pilkada 2020, namun setelah dirasionalisasi, kebutuhan anggaran justru naik menjadi Rp28 miliar.



“Kami komunikasi intensif dengan Pemkab Sukoharjo terkait rasionalisasi anggaran untuk Pilkada 2020. Dari komunikasi itu, prinsipnya Pemkab siap membackup anggaran yang diperlukan untuk Pilkada 2020,” jelas Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Rabu (10/7).

Dikatakan Nuril, dari proses komunikasi yang telah dilajukan, KPU masih perlu menyempurnakan beberapa hal yang perlu dilakukan rasionalisasi sebagai bentuk penghematan anggaran. Setelah itu, KPU tinggal menunggu waktu untuk presentasi pada Desk Pilkada Pemkab dan juga ke DPRD. Nuril mengakui jika pengajuan awal anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp24 miliar lebih dan setelah dirasionalisasi justru naik di angka Rp28 miliar lebih.

Naiknya kebutuhan anggaran itu antara lain terkait status Adhoc. Sama-sama penyelenggara pemilu, ujar Nuril, antara KPU dan Bawaslu jangan sampai terjadi perubahan yang cukup signifikan. Selain itu, aalah satu rasionalisasinya adalah pertimbangan bahwa maksimal calon dalam Pilkada mendatang sebanyak tiga pasangan. Hal itu berdasarkan gambaran jumlah kursi partai politik di DPRD yang ada.

“Calon independen juga diantisipasi. Yang pasti, proses kampanye dan sebagainya sangat mungkin dikurangi dan proses pencalonan yang dimaksimalkan,” ujarnya.

Disinggung soal tahapan Pilkada sendiri, Nuril mengaku saat ini masih dilakukan uji publik terkait Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur masalah Pilkada. Nantinya, setelah uji publik, masukan yang ada akan digunakan untuk menyempurnakan PKPU. Nuril memperkirakan akhir Juli ini sudah keluar PKPU Pilkada yang akan dijadikan acuan KPU daerah yang menggelar Pilkada. (erlano putra)



Setelah Dirasionalisasi, KPU Ajukan Rp28 Miliar Untuk Pilkada 2020
5 (100%) 1 vote[s]

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed