Sukoharjonews.com – Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Prof Dr Farida Nugrahani M.Hum melantik Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Program Pascasarjana, Dr Wahyu Dini Septiari S.Pd, M.Pd dan Kepala Pusat Pengelolaan Jurnal dan Luaran Penelitian LPPM, Dr Catur Suci Purwati S.Pt, M.Sc. Pelantikan dilakukan di Ruang Rapat Rektorat, Rabu (1/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prof Farida menyampaikan, pelantikan dua pejabat baru untuk periode 2026-2031 tersebut merupakan upaya Univet Bantara menuju Perguruan Tinggi Unggul. Menurutnya, untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan banyak jurnal yang memiliki kualitas unggul atau baik.
“Saat ini kita sudah memiliki 38 jurnal, namun jurnal yang terbaik baru menduduki Sinta Tiga. Padahal ke depan untuk terakreditasi dosen-dosen harus memiliki, wajib memiliki artikel sekurang-kurangnya yang diterbitkan di dalam jurnal Sinta Dua. Satu tahap lagi kita akan mencapai Sinta Dua dan seterusnya,” ujarnya.
Menurut Prof Farida, pejabat baru diberi tugas untuk mempercepat proses pengelolaan jurnal menuju universitas unggul. “Waktu kita memang tinggal sedikit karena saya berharap dengan waktu yang ada apa yang kita targetkan bisa tercapai,” katanya.
Prof Farida meminta dukungan semua pihak agar target akreditasi unggul bisa dicapai karena sudah ada di depan mata. Ia tidak ingin kesempatan yang sudah ada akan terlewat karena regulasi terus bergerak. Untuk itu, pejabat baru yang dilantik dalam rangka mempercepat agar luaran yang sesuai dengan kriteria dari tuntutan akreditasi.
“Bu Suci agar bekerja keras, manfaatkan potensi-potensi yang ada, sudah banyak pengelola jurnal dan ada relawan jurnal juga silahkan digandeng, diajak bekerja bersama-sama, Insya Allah impian kita akan segera terwujud,” pesannya.
Untuk Kaprodi MPBI yang baru, lanjut Prof Farida, diharapkan bekerja keras lagi karema masih muda sehingga punya peluang yang lebih besar untuk berupaya, punya tenaga yang lebih untuk mengembangkan MPBI.
Prof Farida juga berharap ke depan Univet Bantara bisa membuka program studi S2 baru untuk Fakultas Pertanian maupun FKIP karena SDM sudah cukup memenuhi.
Sedangkan Ketua Pembina Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran, Bambang Margono berharap dengan pelantikan dua pejabat baru tersebut akan membuat Univet memperoleh akreditasi unggul.
“Saat ini perguruan tinggi swasta memang menghadapi dilema karena aturan yang ada sangat “mencekik”,” ujarnya.
Menurutnya, hal itu harus menjadi pemacu semangat universitas untuk terus maju dan berkembang. Bambang berharap seluruh civitas akademiki kompak dan bekerja keras untuk mewujudkan akreditasi unggul.
“Yayasan akan terus mensupport Univet untuk mewujudkan akreditasi unggul. Civitas harus berjuang “allout” dan tidak setengah-setengah,” tandasnya. (nano)
Tinggalkan Komentar