Qualcomm Luncurkan Snapdragon Reality Elite: GPU 60% Lebih Kuat, NPU 160% Lebih Baik, Suhu Operasi Hingga 12°C Lebih Dingin

banner 468x60
Qualcomm Snapdragon Reality Elite. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Qualcomm telah meluncurkan platform XR unggulan terbarunya, Snapdragon Reality Elite, yang bertujuan untuk menghadirkan AI generatif yang kuat pada perangkat wearable seperti kacamata pintar dan headset mandiri. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif sekaligus menjaga perangkat tetap ringan, lebih dingin, dan lebih nyaman dipakai dalam jangka waktu yang lebih lama.

Dilansir dari Gizmochina, Minggu (21/6/2026), dibandingkan dengan Snapdragon XR2+ Gen 2 sebelumnya, chipset baru ini menghadirkan beberapa peningkatan yang signifikan: kinerja GPU sekitar 60% lebih baik, CPU 30% lebih kuat, masa pakai baterai hingga 20% lebih lama, dan suhu operasinya hingga 12°C lebih dingin saat beban kerja tinggi. Peningkatan efisiensi tersebut, jika diterjemahkan ke dalam kehidupan nyata, akan sangat bermanfaat untuk kenyamanan pemakaian sepanjang hari.

Salah satu sorotan terbesar adalah lompatan besar dalam kekuatan AI. NPU Hexagon yang ditingkatkan kini memberikan 48 TOPS, peningkatan 160%. Ini berarti ia dapat menangani model bahasa besar (LLM) yang lebih berat dan model visi besar langsung di perangkat, memungkinkan kesadaran kontekstual waktu nyata, agen AI cerdas, avatar fotorealistik, dan visi komputer canggih dengan latensi yang jauh lebih rendah.

Dari sisi visual, ia mendukung tampilan resolusi tinggi hingga 4,4K per mata pada 90Hz, dengan pelacakan sinar perangkat keras dan kualitas video tembus pandang (VST) yang jauh lebih baik untuk memadukan konten digital dengan dunia nyata secara mulus. Ia dirancang untuk mendukung headset all-in-one dan desain tethered/split-compute yang lebih ringan dalam ekosistem Android XR yang berkembang.

Perangkat pertama yang menggunakan platform ini diperkirakan akan hadir pada akhir tahun 2026. Kacamata Project Aura dari XREAL (yang menggunakan pengaturan chip ganda dengan compute puck) akan menjadi salah satu pengguna awal, dan Play for Dream juga sedang mengerjakan perangkat imersif berdasarkan platform ini.

Untuk membantu mempercepat proses bagi merek lain, Qualcomm meluncurkan program Snapdragon START, sebuah toolkit dengan desain referensi dan dukungan penuh untuk membantu perusahaan menghadirkan kacamata pintar bertenaga AI dan perangkat wearable AI pribadi ke pasar lebih cepat.

Secara keseluruhan, peluncuran ini menunjukkan bahwa Qualcomm serius menjadikan XR sebagai bagian inti dari komputasi AI pribadi. Dengan menyelesaikan masalah utama, termasuk konsumsi daya, panas, dan kecerdasan, Reality Elite dapat membantu mendorong komputasi spasial ke arus utama. Kita akan mulai melihat dampak nyata setelah perangkat pertama diluncurkan akhir tahun ini. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *