
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Tambahan satu kasus positif Corona di Sukoharjo merupakan warga Kecamatan Mojolaban. Dengan munculnya kasus positif tersebut menjadikan Mojolaban zona merah Corona sehingga saat ini ada lima kecamatan yang masuk zona merah. Masing-masing Kecamatan Grogol, Baki, Kartasura, Nguter, dan Mojolaban. Kasus positif baru ini merupakan tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Solo.
“Satu kasus positif baru di Mojolaban ini kasus baru, tidak termasuk klaster yang lain. Tenaga kesehatan memang bekerja di rumah sakit swasta di Solo,” ujar Jubir Gugus Tugas Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Sabtu (18/4/2020).
Yunia mengaku, nakes tersebut dalam keadaan sehat sehingga dilakukan isolasi mandiri dan tidak dirawat di rumah sakit. Yang bersangkutan terkena virus Corona setelah melakukan kontak erat dengan koleganya saat bertugas ke Semarang. Berdasarkan riwayat tersebut, rumah sakit tempat bekerja kemudian menyarankan untuk isolasi mandiri dan Nakes tersebut berinisiatif untuk dilakukan tes swab untuk memastikan dan ternyata hasil yang diterima pada Jumat kemarin menunjukkan positif Corona.
Karena terkonfirmasi Corona, yang bersangkutan kemudian dikarantina mandiri di RSUD Ir Soekarno. Warga tersebut dalam kondisi baik dan tidak mengalami gejala seperti demam, batuk dan sesak nafas. Meski masuk dalam kriteria orang tanpa gejala (OTG), tetap harus menjalani karantina mandiri di RSUD karena hasil test swab menunjukkan positif Corona.
Bertambahnya satu kasus positif di Mojolaban tersebut menjadikan total kasus positif ada sembilan orang. Rinciannya, dua dalam karantina mandiri, enam dirawat di rumah sakit, dan satu pasien meninggal dunia. (erlano putra)


Facebook Comments