Polri Gandeng FBI Lacak Aset Tersangka Ini

Dirtipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Cahyono Wibowo. (Foto: Humas Polri)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Ada aset salah satu tersangka yang dikirim ke luar negeri membuat Bareskrim Polri harus bekerjasama dengan FBI. Kerjasama dilakukan untuk melacak aset tersangka kasus korupsi Rusun Cengkareng, Rudy Hartono Iskandar (RHI). Pasalnya, RHI diketahui melakukan transfer uang ke luar negeri.


“Kemudian juga ada berdasarkan fakta yang kita dapat RHI juga ada melakukan transfer beberapa kali ke luar negeri. Dari sini kita akan dalami,” kata Dirtipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Cahyono Wibowo di Bareskrim Mabes Polri, dikutip dari laman Humas Polri, Jumat (10/6/2022).

“Di mana kita juga sudah bekerja sama dengan otoritas luar negeri, FBI, untuk terkait masalah yang transfer ke luar negeri,” sambung Cahyono.

Selanjutnya, Cahyono mengatakan pihaknya masih memeriksa beberapa saksi kasus korupsi lahan rusun Cengkareng. Adapun tersangka lainnya yakni mantan Kepala Bidang Pembangunan Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Sukmana.

“Kemudian untuk perkembangannya sendiri ini sementara kita sedang melakukan pemeriksaan beberapa saksi guna penguatan daripada pasal yang dipersangkakan baik korupsi itu sendiri dan TPPU itu sendiri,” katanya.

Sebagai informasi, Rudy Hartono sendiri merupakan terdakwa KPK dalam kasus pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur. Dia dituntut 7 tahun penjara dalam kasus tersebut.

“Selanjutnya kami akan menyampaikan aset yang telah dilakukan penyitaan dan pemblokiran dan sebelumnya juga saya sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa RHI saat ini sedang dilakukan penahanan oleh KPK,” ujarnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.