
Sukoharjonews.com – Retroid telah resmi memperkenalkan Pocket Flip 2, perangkat genggam gaming clamshell terbarunya, yang menghadirkan serangkaian peningkatan yang berarti dari pendahulunya. Perangkat ini mempertahankan desain lipat khasnya tetapi kini memiliki layar AMOLED 5,5 inci yang lebih besar dengan resolusi 1080p dan kecerahan puncak 500 nits, menjadikannya layar yang lebih hidup dan praktis untuk bermain game saat bepergian.
Spesifikasi Retroid Pocket Flip 2
Dikutip dari Gizmochina, Kamis (6/3/2025), di balik kapnya, Pocket Flip 2 menawarkan dua pilihan prosesor yang tangguh: Qualcomm Snapdragon 865 atau MediaTek Dimensity 1100, yang keduanya secara signifikan mengungguli Unisoc T618 yang ditemukan pada model generasi pertama.
Ini berarti gameplay yang lebih lancar, multitasking yang lebih baik, dan kinerja yang lebih cepat secara keseluruhan. Retroid juga menggandakan RAM, melengkapi Flip 2 dengan memori LPDDR4x 8GB, sementara penyimpanan mendapat peningkatan besar menjadi 128GB UFS 3.1, yang menawarkan waktu muat yang lebih cepat dan efisiensi yang lebih baik.
Sistem operasinya juga mendapat pembaruan—sementara Flip asli dikirimkan dengan Android 11, Flip 2 yang baru menjalankan Android 13, yang menawarkan kinerja, keamanan, dan kompatibilitas yang lebih baik dengan aplikasi dan emulator terbaru.
Dari segi desain, model baru ini sedikit lebih besar dan lebih berat, sekarang beratnya sekitar 300 gram. Tata letak yang diperbarui menempatkan stik analog di atas D-Pad dan tombol tindakan, membuat kontrol lebih ergonomis. Untuk menjaga suhu tetap terkendali, Flip 2 mempertahankan sistem pendingin aktif, yang mencegah pelambatan termal selama sesi permainan yang diperpanjang.
Konektivitas juga mengalami peningkatan. Versi Snapdragon mendukung Bluetooth 5.1, sedangkan varian Dimensity hadir dengan Bluetooth 5.2, yang menawarkan jangkauan dan stabilitas yang lebih baik. Selain itu, kedua model sekarang mendukung Wi-Fi 6 untuk kinerja nirkabel yang lebih cepat.
Retroid juga telah mengubah tata letak port. Flip 2 menghilangkan port microHDMI dan menggantinya dengan output USB-C DisplayPort, yang memungkinkan dukungan tampilan eksternal 1080p 60Hz. Perangkat ini tetap memiliki slot kartu microSD untuk penyimpanan yang dapat diperluas dan jack headphone 3,5 mm untuk audio berkabel.
Daya tahan baterai tetap tidak berubah, dengan sel 5.000 mAh yang memberi daya pada perangkat genggam ini. Versi Snapdragon mendukung pengisian cepat 27 W, sedangkan model Dimensity terbatas pada 18 W. Rincian harga belum diumumkan, tetapi mengingat peningkatan perangkat kerasnya, harganya diperkirakan lebih mahal daripada versi aslinya, yang diluncurkan dengan harga sekitar USD160 atau Rp2,6 jutaan. Rincian lebih lanjut tentang ketersediaan akan segera muncul. (nano)



Facebook Comments