Sukoharjonews.com – Dana penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kembali dianggarkan oleh Pemkab Sukoharjo di tahun 2024 mendatang. Rencananya, PDAM dan Bank Jateng yang akan mendapatkan suntikan modal dari Pemkab Sukoharjo dengan total Rp16 miliar.
Hal itu terungkap dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024. Dana penyertaan modal tersebut masuk dalam pos anggaran pengeluaraan pembiayaan.
Dalam KUA-PPAS APBD 2024, pengeluaran pembiayaan direncanakan untuk penyertaan modal PDAM Tirta Makmur Rp11 miliar dan penyertaan modal Bank Jateng sebesar Rp5 miliar sehingga totalnya Rp16 miliar.
Disisi lain, saat menyampaikan draft KUA-PPAS APBD 2024 di DPRD Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyampaikan postur Pendapatan Daerah tahun 2024 masih mengacu pada Tahun Anggaran 2023, karena informasi resmi dari pusat belum ada. Meskipun demikian, pada pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan naik dibanding APBD 2023.
“Seluruh pendapatan daerah dianggarkan dalam APBD secara bruto, mempunyai makna bahwa jumlah pendapatan yang dianggarkan tidak dikurangi dengan belanja yang digunakan dalam rangka menghasilkan pendapatan tersebut,” ujar Bupati.
Untuk PAD sendiri ditargetkan sebesar Rp388,2 miliar atau naik 5,62% jika dibandingkan target PAD 2023. Target tersebut antara lain direncanakan berasal dari Pajak Daerah sebesar Rp198,6 miliar, Retribusi Daerah Rp20,4 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp32 miliar, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Rp137,1 miliar.
“Target pendapatan merupakan perkiraan yang terukur secara rasional yang dapat dicapai untuk setiap sumber pendapatan, dengan mempertimbangkan realisasi penerimaan tahun lalu, potensi dan asumsi pertumbuhan ekonomi yang dapat mempengaruhi terhadap masing-masing jenis penerimaan, obyek penerimaan dan rincian obyek penerimaan,” jelasnya.
Sedangkan untuk estimasi Belanja Daerah pada rancangan KUA-PPAS Tahun 2024 Sukoharjo sebesar Rp2,289 triliun. Jumlah tersebut naik 1,15% jika dibandingkan total belanja daerah pada APBD Tahun Anggaran 2023. (nano)
Tinggalkan Komentar